Dark/Light Mode

Terbebani Subsidi, Pramono Bakal Naikan Tarif TransJakarta Dan Transjabodetabek

Senin, 27 Oktober 2025 20:11 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons wacana kenaikan tarif Transjakarta yang belakangan menjadi perhatian publik. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa terus-menerus menanggung penuh beban subsidi layanan transportasi massal tersebut.

“Mengenai tarif Transjakarta begini, Pemerintah Jakarta sudah membebaskan 15 golongan gratis mau naik Transjakarta dari mana saja,” ujar Pramono di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin (27/10/2025).

Menurut Pramono, saat ini terdapat 15 golongan masyarakat yang menikmati layanan Transjakarta secara gratis, mulai dari aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, pelajar, penyandang disabilitas, hingga warga lanjut usia (lansia).

Baca juga : Sempat Bersaing Di Pilgub DKI, Pramono Ngaku Tetap Akrab Dengan Dharma Pongrekun

“Tapi, tentunya kan enggak bisa Pemerintah Jakarta menyangga semua penduduk yang ada di Jakarta dan Jabodetabek,” ujarnya.

Pramono mengungkapkan, saat ini subsidi Transjakarta mencapai lebih dari Rp 9.000 per tiket. Angka tersebut dinilai cukup besar, apalagi layanan Transjakarta kini juga mencakup rute Transjabodetabek, yang menghubungkan Jakarta dengan kota-kota penyangga seperti Bekasi, Tangerang, dan Bogor.

“Tarif untuk Transjakarta dibandingkan daerah di mana pun lebih murah, termasuk di Bogor, Bekasi, Tangerang, kita lebih murah,” tambahnya.

Baca juga : Dukung Menkeu Purbaya, Pramono Bakal Tertibkan Penjualan Barang Bekas Impor Di Jakarta

Meski ada wacana kenaikan tarif, Pramono memastikan harga tiket Transjakarta dan Transjabodetabek masih jauh lebih murah dibandingkan moda transportasi serupa di wilayah lain.

“Sehingga dengan demikian, nanti saatnya pada saat yang tepat kami akan umumkan mengenai hal itu,” katanya.

Selain soal tarif, Pramono juga menyoroti peningkatan kualitas layanan Transjakarta melalui penambahan armada bus listrik. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi polusi udara sekaligus meningkatkan kenyamanan penumpang.

Baca juga : Tinjau Persiapan Jakarta Running Festival, Pramono Pastikan Jalur Siap dan Aman

“Fasilitasnya sekarang kita perbaiki bahkan tahun ini untuk bus listrik Jakarta yang sebelumnya hanya beroperasi 200, sekarang akan beroperasi sampai dengan 500 bus listrik,” ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.