Dark/Light Mode

Meski Anggarannya Dipotong Hingga Rp 300 Miliar

Subsidi Pangan Buat Warga Miskin Jakarta Tetap Lanjut

Senin, 3 November 2025 06:25 WIB
Warga menunjukan kartu saat mengantre untuk membeli sembako dengan pembayaran melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) di Salah satu Pasar Tradisional, Jakarta. (Foto: Khairizal Anwar/RM)
Warga menunjukan kartu saat mengantre untuk membeli sembako dengan pembayaran melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) di Salah satu Pasar Tradisional, Jakarta. (Foto: Khairizal Anwar/RM)

 Sebelumnya 
Apalagi pada saat yang sama, ada penambahan dana hibah untuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) senilai Rp 200 miliar.

“Padahal, warga Jakarta sangat membutuhkan bantuan di tengah-tengah kesulitan ekonomi seperti ini,” kata Bun.

Dia menilai, Rp 300 miliar yang dikurangi itu seharusnya bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan-kebutuhan pangan warga. Mulai dari beras, daging, telur dan lain-lain.

Baca juga : Paulus Tanos Ajukan Praperadilan, KPK Maju Tak Gentar

“Alih-alih mempertahankan itu, Banggar malah memprioritaskan pemberian dana hibah kepada Forkopimda yang dampaknya bagi masyarakat masih dipertanyakan,” sesalnya.

Sementara, Perusahaan Umum Milik Daerah (Perumda) Dharma Jaya berkomitmen mengoptimalkan pelaksanaan pasar murah untuk memastikan warga mendapatkan akses pangan terjangkau.

Tercatat, 808 kegiatan pasar murah sudah digelar Dharma Jaya hingga triwulan ketiga 2025. Jumlah ini melampaui target sebesar 695 pasar murah.

Baca juga : Arsenal Tak Ada Lawan

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman mengatakan, capaian ini menunjukkan tingginya minat, sekaligus kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau.

“Karena antusiasme warga tinggi dan kebutuhannya besar, kami terus lanjutkan dan optimistis akan bisa tembus ke angka 900 kegiatan pasar murah,” ujarnya.

Menurutnya, salah satu faktor utama keberhasilan ini adalah harga yang lebih murah, serta variasi produk yang sesuai kebutuhan rumah tangga, seperti daging dan telur yang menjadi primadona pembeli.

Baca juga : Hajar Wakil India, Putri KW Masuk Final

“Kami menjual beberapa produk di bawah harga pasar. Itu sebabnya masyarakat sangat antusias datang ke bazar murah Dharma Jaya,” katanya.

Untuk memperluas jangkauan layanan, Raditya mengatakan, Dharma Jaya akan menambah armada mobil keliling. Dari delapan menjadi 16 unit. Mobil-mobil ini beroperasi setiap hari, berkeliling ke berbagai kelurahan, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), rumah susun, dan fasilitas publik di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Menurutnya, kegiatan pasar murah tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga berkontribusi menekan laju inflasi di Jakarta. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.