Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gelar Apel Jaga Jakarta, Pemprov DKI Bersiap-siap Hadapi Banjir
Selasa, 4 November 2025 19:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memimpin Apel dan Simulasi Kesiapsiagaan Jaga Jakarta Menghadapi Musim Penghujan 2025-2026 di Ruang Limpah Sungai Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Pramono mengingatkan Jakarta merupakan wilayah dataran rendah yang dilalui banyak aliran sungai. Kondisi geografis ini membuat Jakarta selalu dihadapkan pada risiko genangan dan banjir setiap musim hujan.
“Jakarta merupakan wilayah dataran rendah yang berada pada muara sungai, dialiri 13 sungai, 2 buah kanal, dan 2 buah floodway yang bermuara ke utara. Sebagian besar wilayahnya berada di bawah permukaan air laut, dengan beberapa titik cekungan, setiap musim penghujan kita dihadapkan pada risiko genangan dan banjir,” jelas Pramono di Ruang Limpah Sungai Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (4/11/2025).
Baca juga : Bojan Hodak Pastikan Persib Siap Hadapi Selangor FC
Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Pramono menjelaskan bahwa curah hujan tinggi hingga sangat tinggi akan terjadi mulai awal November hingga Februari 2026. Ia juga menyoroti potensi banjir rob di kawasan pesisir Jakarta akibat pasang maksimum air laut.
“Limpasan dari wilayah Bogor, Depok, dan Puncak diperkirakan meningkat signifikan dengan potensi curah hujan di atas 500 mm per bulan," kata Pramono.
"Selain itu, fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase bulan purnama dan perige berpotensi menimbulkan banjir rob di kawasan pesisir utara Jakarta,” tambahnya.
Baca juga : SIM Keliling Jakarta Senin 3 November, Hadir Di 5 Lokasi
Sebagai langkah antisipasi, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah upaya untuk menghadapi musim hujan. Di antaranya adalah pengerukan sungai dan waduk, penyiapan pompa air.
“Yang pertama, melakukan pengerukan di 1.803 titik sungai dan waduk dengan volume mencapai 721.243 meter kubik untuk meningkatkan daya tampung air,” ungkap Pramono.
Selain itu, ia menyebut Pemprov telah menyiapkan 560 pompa stasioner di 191 lokasi dan 627 pompa mobile, didukung 258 ekskavator, 449 dump truck, serta sarana pendukung lainnya.
Baca juga : SIM Keliling Jakarta Sabtu 1 November, Hadir Di 5 Lokasi
Apel kali ini dimulai dari Jakarta Selatan karena wilayah tersebut paling terdampak hujan deras dalam beberapa hari terakhir. Pramono mengatakan kegiatan serupa akan dilakukan secara beruntun di seluruh wilayah kota.
“Apel dan simulasi Jaga Jakarta dari Banjir agar menjadi gerakan bersama seluruh unsur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat. Setelah ini, kegiatan serupa akan berlangsung secara beruntun di seluruh wilayah kota Jakarta,” katanya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya