Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Usai Menewaskan Seorang Pengendara Mobil
Kini Tak Ada Lagi Pohon Palem Di Pondok Indah
Selasa, 25 November 2025 06:25 WIB
Sebelumnya
Fajar menjelaskan, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi itu, Distamhut DKI secara rutin melakukan pemangkasan dan pemeriksaan kesehatan pohon di seluruh wilayah Jakarta.
Menurutnya, sejak Januari hingga Oktober 2025, sebanyak 62.161 pohon telah dilakukan pemangkasan di berbagai titik Ruang Terbuka Hijau (RTH) lima wilayah Kota.
Pemangkasan difokuskan pada jalur hijau, tepian jalan, median jalan dan area publik lainnya, untuk meminimalisir risiko pohon tumbang, terutama memasuki musim hujan.
Baca juga : KPK Minta Hakim Tak Terima Praperadilan Paulus Tannos
Selain pemangkasan, Fajar menjelaskan, pemeriksaan kesehatan pohon juga dilakukan secara berkala.
Menurutnya, hingga Oktober 2025, sebanyak 5.722 pohon telah diperiksa kesehatannya. Meliputi aspek perakaran, kondisi batang, tingkat kemiringan, hingga kesesuaian lebar tajuk.
Dia memaparkan, untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kejadian serupa, Distamhut menyiagakan posko penanganan pohon tumbang di tingkat kecamatan, wilayah kota, hingga provinsi.
Baca juga : Arsenal Penguasa London Utara
Petugas lapangan dari Satuan Pelaksana Pertamanan dan Hutan Kota, menurutnya, telah disiapkan untuk segera melakukan penanganan apabila terjadi pohon tumbang di wilayah masing-masing.
Fajar meminta masyarakat yang mengetahui atau menemukan pohon tumbang atau berpotensi tumbang, segera melapor ke Posko Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI di Jalan Aipda KS Tubun, Jakarta Pusat, atau menghubungi petugas siaga Suriadih (0857-7388-5599). Laporan juga dapat disampaikan melalui layanan Jakarta Siaga 112, atau aplikasi JAKI.
“Keselamatan warga adalah prioritas kami. Mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem,” tandasnya. [DAF/RAA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya