Dark/Light Mode

Pramono Ultimatum Partai Copot Atribut Partai Maksimal 3 Hari Usai Acara

Kamis, 4 Desember 2025 08:52 WIB
Penertiban bendara partai saat kampanye pile 2024. (Foto: Dwi Pambudo/RM)
Penertiban bendara partai saat kampanye pile 2024. (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bakal menurunkan atribut partai politik di ruang publik untuk menjaga kerapian dan kebersihan kota, sekaligus mengakhiri kebiasaan atribut partai yang dibiarkan terpasang terlalu lama.

“Saya sampaikan secara terbuka. Dulu, kalau ada acara partai, benderanya itu bisa dipasang sebulan, enggak ada yang nurunin. Benderanya sudah sobek-sobek, sudah jelek banget," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (3/12/2025). 

"Saya bilang sama Kepala Dinas terkait, kepada Satpol PP, ‘Sudah enggak boleh lagi.’ Sekarang maksimum 2-3 hari setelah acara, kalau enggak diturunkan, kita yang menurunkan. Mohon maaf,” tambahnya.

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Pastikan Energi Aman Di Aceh–Sumatera

Pramono menegaskan bahwa aturan baru itu tidak boleh tebang pilih dan harus diterapkan secara adil tanpa kecuali. Ia mengaku pernah mendapat keluhan dari pihak partai, namun tetap berpegang pada prinsip penegakan aturan.

“Maka sekarang ini begitu acara selesai, 2 hari kita rapikan. Kemarin ada yang protes, saya bilang saya harus adil bagi semuanya. Walaupun yang telepon saya Ketua Umum sahabat saya, saya bilang saya harus adil buat semuanya,” tambahnya.

Dia juga menekankan bahwa pengawasan dan penertiban atribut tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Ia meminta seluruh unsur pemerintah dan aparat wilayah bekerja bersama.

Baca juga : 5 Local Hero Penerima Beasiswa Pertamina Berkontribusi Nyata Di Masyarakat

"Harus dilakukan kebersamaan. Karena membangun Jakarta yang begitu problemnya kompleks ini enggak bisa sendirian,” jelasnya.

Sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban dan kebersihan kota, Pramono kembali mengajak semua pihak untuk terlibat dalam gerakan bersama.

la pun mengaku pernah menghubungi Kepala Satpol PP Jakarta Satriadi untuk menurunkan bendera dan spanduk partai yang ada di jalan raya.

Baca juga : Pramono Klaim Banjir Di Jakarta Lebih Cepat Surut Dibanding Daerah Lain

"Termasuk spanduk-spanduk. Kemarin ada spanduk 'Bekerja dengan rakyat', wajahnya nggak pernah bekerja dengan rakyat tuh," ungkapnya.

"Nggak diturun-turunin di jembatan penyeberangan, lama banget. Sampai saya telepon, 'Kenapa nggak diturunin? Ganggu banget tiap hari saya lihatin'," tutup Pramono.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.