Dark/Light Mode

Insiden Kebakaran Di Ruko Jakpus Memilukan

Api Cepat Berkobar, Asap Persulit Penyelamatan

Kamis, 11 Desember 2025 06:25 WIB
Petugas pemadam kebakaran membawa jenazah korban kebakaran gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/25). (Foto: Dwi Pambudo/RM)
Petugas pemadam kebakaran membawa jenazah korban kebakaran gedung Terra Drone di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/25). (Foto: Dwi Pambudo/RM)

 Sebelumnya 
Bayu menjelaskan, pihaknya mengerahkan 30 armada pemadam dan satu bronto skylift untuk mengevakuasi korban kebakaran. “Ada 22 jenazah, terdiri dari 15 perempuan dan tujuh pria. Mereka meninggal karena kehabisan oksigen,” paparnya. 

Insiden maut ini jadi sorotan Sekretaris Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Mujiyono. Dia menyampaikan duka cita yang mendalam atas kebakaran tersebut. 

Mujiyono menyebut, insiden ini tragedi besar dan menjadi peringatan keras terkait standar keamanan dan keselamatan bangunan bertingkat. “Setiap gedung bertingkat, perkantoran maupun lainnya, harus dipastikan memenuhi standar keselamatan. Tidak boleh ada kompromi,” kata Mujiyono kepada Rakyat Merdeka, Selasa (9/12/2025). 

Baca juga : Terkait Proyek, KPK OTT Bupati Lampung Tengah

Karena itu, dia mendorong dilakukan penelusuran, apakah gedung tersebut memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF) yang masih berlaku, dan apakah standar keselamatan bangunan, seperti sistem deteksi dini kebakaran, jalur evakuasi, hydrant, sprinkler, serta kelayakan struktur, terpenuhi atau tidak. 

“SLF bukan hanya izin pendamping Izin Mendirikan Bangunan atau Persetujuan Bangunan Gedung (IMB/PBG), tetapi bukti bahwa bangunan aman digunakan dan layak dihuni sesuai fungsi operasionalnya,” jelasnya. 

Mujiyono mengingatkan, penerbitan SLF bukan sekadar formalitas. “SLF esensinya ada lah memastikan gedung siap dan aman ditempati. Kami sudah berulang kali menegaskan, pengecekan harus dilakukan secara berkala, bukan hanya saat penerbitan,” ucap politisi Partai Demokrat ini. 

Pemprov DKI Tanggung Pemakaman Korban 

Baca juga : Inter Dihukum Skandal Penalti Liverpool

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan belasungkawa yang mendalam, atas insiden kebakaran ini. 

Pram menyatakan, seluruh proses penanganan dilakukan secara cepat, terkoordinasi, serta mengutamakan keselamatan dan dukungan bagi keluarga terdampak. 

“Saya sungguh berduka. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ucapnya saat meninjau lokasi kebakaran. 

Baca juga : Lepas 16 Atlet Ke SEA Games Thailand, PB IKASI Targetkan Minimal Satu Emas

Pram memastikan, Pemprov DKI bertanggung jawab penuh atas proses pemakaman korban meninggal dunia. Untuk korban luka, Pemprov memastikan seluruhnya akan dirujuk ke fasilitas kesehatan, dan ditangani secara menyeluruh tanpa biaya. 

Pram turut mengingatkan para pemilik usaha agar menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas. “Kami berharap, siapa pun yang memiliki usaha seperti ini, menjadikan keselamatan sebagai hal yang sangat penting,” tegasnya. [DRS/EDY/DAF]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.