Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pemprov DKI Teken Kontrak Proyek Penanganan Banjir Dan Rob Senilai Rp 2,62 T
Rabu, 24 Desember 2025 12:49 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menandatangani kontrak proyek Pengendalian Banjir Jakarta (JakTirta) dengan nilai mencapai Rp 2,62 triliun.
Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan Jakarta terhadap ancaman banjir dan kenaikan muka air laut.
“Hari ini saya menyaksikan penandatanganan kontrak yang dilakukan sumber daya air dengan para perusahaan yang akan menjalankan di lapangan untuk penanganan proyek banjir di Jakarta yang kita namakan dengan JakTirta," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (24/12/2025).
Ia juga menegaskan bahwa proses kontrak sengaja dimulai lebih awal agar pelaksanaan proyek berjalan optimal dan tidak menumpuk di akhir tahun anggaran, yang kerap menjadi kendala dalam penyerapan anggaran pemerintah daerah.
Baca juga : KPK Beberkan Kronologi Penyerahan Diri Kasi Datun Kejari HSU
“Karena ini memang penanganan untuk jangka menengah dan seperti yang saya sampaikan bahwa saya mengizinkan kontraknya itu ataupun prosesnya itu dilakukan lebih awal, tidak ditumpuk di akhir tahun kemudian menyebabkan kesibukan yang luar biasa di bulan November dan Desember," ujarnya.
Dengan strategi tersebut, Pramono berharap serapan anggaran Pemprov DKI Jakarta dapat lebih baik dan proyek-proyek pengendalian banjir dapat berjalan sesuai rencana tanpa hambatan administratif.
"Dengan penanganan ini mudah-mudahan serapan anggaranya juga menjadi lebih baik bagi Jakarta," katanya.
Gubernur Pramono menjelaskan bahwa terdapat beberapa fokus utama dalam proyek JakTirta. Salah satunya adalah penguatan sistem polder dan pompa sebagai pengendali banjir di berbagai titik rawan genangan.
Baca juga : Prabowo Terima Laporan Progres Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah
Selain itu, Pemprov DKI juga akan membangun embung dan waduk baru yang berfungsi sebagai tempat penampungan air guna mengurangi limpasan saat curah hujan tinggi.
Paket pekerjaan lainnya mencakup pembangunan serta penguatan tanggul pantai dan sungai yang terintegrasi dengan proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) untuk mengantisipasi banjir rob.
“Dan juga paket-paket penanganan sungai dan kali untuk meningkatkan kapasitas dari sungai dan kali tersebut," kata Pramono.
Pramono menegaskan bahwa seluruh rangkaian pekerjaan dalam proyek JakTirta merupakan program jangka menengah yang ditargetkan rampung hingga akhir tahun 2027. Ia berharap program ini dapat memberikan dampak nyata bagi warga Jakarta.
Baca juga : Pemprov DKI Jakarta Bersiaga Hadapi Banjir di Puncak Musim Hujan
“Itulah yang kami lakukan, mudah-mudahan ini adalah program menengah, maka paket ini juga sampai dengan akhir tahun 2027," ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya