Dark/Light Mode

Pramono Curiga Ada Yang Sengaja Picu Tawuran Di Manggarai

Senin, 5 Januari 2026 20:21 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.(Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.(Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menduga tawuran yang kerap terjadi di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, tidak semata-mata dipicu oleh konflik spontan antarwarga. Ia menilai ada indikasi keterlibatan pihak tertentu yang sengaja membenturkan masyarakat sehingga konflik terus berulang.

“Memang kami ingin mendalami terlebih dahulu. Dan dulu kan memang saya sudah pesana juga," kata Pramono saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta, Senin (5/1/2026).

Baca juga : Pramono Imbau Warga Tidak Nyalakan Kembang Api Pada Malam Tahun Baru

Lebih lanjut, Pramono Anung mengungkapkan bahwa  mencurigai adanya aktor yang memprovokasi dan memanfaatkan kondisi sosial warga. 

“Kami menduga memang ada yang membenturkan. Tetapi nanti secara spesifik saya minta untuk Pak Walikota yang menjelaskan," jelasnya. 

Baca juga : Kementan Sigap Pulihkan Sentra Hortikultura Pascabencana Di Sumatera

Pramono Anung menekankan pentingnya pendekatan sosial dalam menangani tawuran. Menurutnya, energi anak-anak muda yang terlibat konflik harus diarahkan ke kegiatan yang lebih positif dan produktif.

"Jadi paling utama sebenarnya energinya itu harus tersalurkan secara benar," katanya. 

Baca juga : Prof Didik Usulkan Pilkada Jalan Tengah, Bisa Tekan Politik Uang

Sebagai solusi jangka panjang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berupaya membuka ruang-ruang kegiatan bagi generasi muda agar tidak terjerumus dalam konflik sosial. 

“Dan untuk itu, maka ruang untuk yang melakukan tawuran ya energinya disalurkan," tutup Pramono.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.