Dark/Light Mode

Penyaluran Terbanyak Sepanjang Sejarah

Penjual Seblak, Ojol, Dkk Kini Mudah Punya Rumah

Minggu, 21 Desember 2025 08:05 WIB
Presiden Prabowo Subianto didampingi Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (kedua kanan) dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (kiri) saat acara akad massal Rumah Subsidi Menyala di Perumahan Pondok Banten Indah, Kota Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025). (Foto: Biro Pers)
Presiden Prabowo Subianto didampingi Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (kedua kanan) dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (kiri) saat acara akad massal Rumah Subsidi Menyala di Perumahan Pondok Banten Indah, Kota Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025). (Foto: Biro Pers)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto meresmikan akad massal 50.030 unit rumah bersubsidi. Kini, penjual seblak, pengemudi ojek, hingga asisten rumah tangga mudah mempunyai rumah.

Peresmian dilakukan di Perumahan Pondok Banten Indah, Serang, Banten, Sabtu (20/12/2025). Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 11.25 WIB didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait

Setibanya di lokasi, Prabowo tampak menyapa para peserta dan tamu undangan yang hadir. Dalam acara tersebut, Prabowo duduk bersebelahan dengan Ayu, seorang asisten rumah tangga (ART), serta Fauzi Nurdian, pedagang seblak, yang menjadi penerima manfaat rumah bersubsidi. 

Baca juga : Pengungsi Bencana Diserang Penyakit

Acara akad massal berlangsung di tenda besar yang didirikan di lapangan perumahan dan diikuti ribuan penerima manfaat secara langsung dan daring. Sejumlah pejabat turut hadir. 

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam acara akad massal Rumah Subsidi Menyala. (Foto: Biro Pers)

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini, Sabtu 20 Desember 2025, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, secara resmi menyatakan akad massal 50.030 KPR Sejahtera FLPP dan serah terima kunci dimulai,” ujar Prabowo. 

Dari total 50.030 akad, sebanyak 300 dilakukan secara langsung dengan melibatkan 11 bank penyalur. Sementara itu, 49.730 akad lainnya dilakukan secara daring, melibatkan 39 bank di 33 provinsi dan tersebar di 110 kabupaten/kota. 

Baca juga : Selamatkan 20 Warga Saat Banjir Bandang, Sertu Giman Pertaruhkan Nyawa

Prabowo mengatakan, program perumahan bersubsidi merupakan lanjutan dari kebijakan yang telah dimulai sejak era Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan diteruskan oleh Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Ia menegaskan kesinambungan menjadi kunci pembangunan bangsa. 

“Saya teruskan, saya tingkatkan. Tidak ada pembangunan bangsa yang tidak dilakukan dalam periode panjang. Kita di sini karena Bung Karno, Pak Harto, dan semua pemimpin,” ujarnya. 

Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk perbankan, pengembang, dan kementerian terkait. Ia menegaskan rumah bersubsidi bukan sekadar bangunan, tetapi wujud kehadiran negara dalam menjamin hidup lebih layak bagi rakyat. 

Baca juga : Disambangi Dubes RI Untuk AS, Trump: Saya Sahabat Dekat Prabowo

“ART bisa punya rumah dari gaji sendiri, guru bisa, pengemudi ojek bisa. Dan tolong para pengembang, perbaiki kualitas rumahnya,” kata Prabowo. 

Menurut Prabowo, program akad massal rumah subsidi ini merupakan langkah nyata pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat berpenghasilan rendah. 

“Mereka harus punya rumah yang layak. Ini usaha yang sangat membanggakan, tapi masih jauh daripada yang harus kita capai,” tegasnya. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.