Dark/Light Mode

Tanpa Penutupan Jalan, Pembongkaran Tiang Monorel Nggak Perparah Kemacetan

Selasa, 6 Januari 2026 17:12 WIB
Tiang Monorel di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. (Foto: Tedy Kroen/RM)
Tiang Monorel di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. (Foto: Tedy Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan pembongkaran tiang monorel yang mangkrak di sejumlah ruas jalan ibu kota akan segera dilakukan. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan proses pembongkaran akan berjalan tanpa penutupan jalan agar tidak mengganggu aktivitas dan arus lalu lintas masyarakat.

“Untuk pembongkaran monorel seperti yang kemarin kami sampaikan, akan kami lakukan minggu ketiga, apakah hari Selasa atau Rabu depan,” kata Pramono di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2026).

Pramono menjelaskan, pembongkaran tiang monorel akan dilakukan dengan perencanaan teknis yang matang serta koordinasi lintas instansi. 

Baca juga : Pemprov DKI Pastikan Bongkar Tiang Monorel Jakarta Pada Akhir Januari

“Dan untuk itu tidak dilakukan penutupan jalan. Jadi yang dibongkar tetap dilakukan, dengan pengalaman yang ada, Bina Marga berkoordinasi untuk melakukan pembongkaran, tidak dilakukan penutupan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pramono menjelaskan alasan pembongkaran tidak lagi dilakukan oleh PT Adhi Karya, yang sebelumnya terlibat dalam proyek monorel Jakarta. Menurutnya, Pemprov DKI telah memberikan tenggat waktu kepada pihak terkait, namun batas waktu tersebut telah terlampaui.

"Kenapa tidak dilakukan oleh Adhi Karya? Adhi Karya sudah kami surati dan batas waktunya sudah lewat, kami akan melakukan sendiri,” jelasnya.

Baca juga : Bikin 3 Gebrakan Di Awal Tahun, Purbaya Topang Ekonomi Masyarakat

Terkait hasil pembongkaran tiang monorel, Pramono menyampaikan bahwa seluruh material yang dibongkar akan sepenuhnya menjadi kewenangan Pemprov DKI Jakarta. Penentuan lokasi penyimpanan maupun pemanfaatannya akan ditetapkan oleh Pemprov DKI sesuai aturan yang berlaku.

“Dan nanti akan kami taruh di mana, tempat yang dibongkar tentunya menjadi kewenangan Jakarta sepenuhnya,” pungkas Pramono.

Sebagai informasi, saat ini terdapat 90 tiang monorel yang dibiarkan berdiri di sepanjang Jalan HR Rasuna Said-Jalan Asia Afrika. Pembangunan monorel dimulai pada 2004. 

Baca juga : 10 Fakta Penting John Herdman, Pelatih Baru Timnas Indonesia Pengganti Kluivert

Saat itu Presiden Megawati Soekarnoputri meresmikan pemasangan tiang pancang pertama di Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta Selatan, pada 14 Juni 2004. Dia menekan tombol sirene sekitar pukul 10.30 WIB.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.