Dark/Light Mode

Besok Pemprov DKI Bongkar Tiang Monorel Mangkrak di HR Rasuna Said

Selasa, 13 Januari 2026 20:44 WIB
Tiang monorel di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. (Foto: Tedy Kroen/RM)
Tiang monorel di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan. (Foto: Tedy Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026). 

Pramono menegaskan, pembongkaran tiang monorel yang mangkrak tersebut telah direncanakan sejak lama dan kini siap untuk direalisasikan.

"Besok pagi hari lah, tapi nggak seperti keluhan selama ini terlalu pagi, enggak,” ucap Pramono saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (13/1/2026).

Baca juga : Dapat Lampu Hijau Jadi Kejati, Pramono Siap Bongkar Tiang Monorel Pekan Depan

Menurut Pramono, anggaran besar yang sempat menjadi perhatian publik bukan hanya diperuntukkan bagi pembongkaran tiang monorel, melainkan untuk penataan kawasan Jalan HR Rasuna Said secara menyeluruh selama satu tahun.

“Jadi yang pertama anggaran untuk membongkar aja Rp 254 juta. Yang Rp100 miliar itu adalah anggaran untuk mengatur pedestrian, jalan, taman selama satu tahun penuh," katanya. 

Penataan tersebut mencakup pengaturan jalur pedestrian, perbaikan jalan, hingga penataan taman demi menciptakan kawasan yang lebih tertata, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Baca juga : Memprihatinkan, Tawuran Kembali Marak Di Jakarta

“Sehingga dengan demikian itu untuk kebutuhan pengaturan, penataan jalan Rasuna Said sampai dengan satu tahun penuh," jelas Pramono. 

Pramono juga menegaskan proses administrasi dan komunikasi terkait pembongkaran telah dilakukan sejak lama, termasuk pemberitahuan kepada pihak-pihak terkait.

“Udah kita surati dari dulu-dulu dan udah, pokoknya besok kita bongkar lah," katanya. 

Baca juga : Tanpa Penutupan Jalan, Pembongkaran Tiang Monorel Nggak Perparah Kemacetan

Ia berharap proses pembongkaran dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala berarti dan meminta dukungan dari seluruh pihak.

Di sisi lain, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memastikan pembongkaran tidak akan disertai penutupan jalan. Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan, rekayasa lalu lintas akan disiapkan agar kendaraan tetap bisa melintas. 

“Jadikan lalu lintasnya kita akan lakukan semacam pengalihan arus,” ujar Syafrin saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Rabu (7/1/2026).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.