Dark/Light Mode

Pelindo Dorong Efisiensi Biaya Logistik Melalui Optimalisasi JTCC

Kamis, 12 Februari 2026 15:18 WIB
Gerbang Tol Marunda Jakarta Utara. (Foto: Ist)
Gerbang Tol Marunda Jakarta Utara. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mendukung terciptanya efisiensi biaya logistik nasional sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui pengembangan dan pengelolaan Jalan Tol Cibitung – Cilincing (JTCC) yang merupakan bagian dari Jakarta Outer Ring Road 2 (JORR2). 

Jalan tol sepanjang 34,76 km yang menghubungkan kawasan industri di timur Jakarta dengan Pelabuhan Tanjung Priok ini dikelola oleh salah satu entitas di bawah Pelindo Group, PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (CTP), yang berlaku sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) pemegang hak konsesi Jalan Tol Cibitung - Cilincing. 

CTP telah menyelesaikan konstruksi dan mengoperasikan secara penuh JTCC sejak tahun 2023. Pada tahun kedua setelah beroperasi penuh, JTCC tersambung dengan JORR2, dan diharapkan dapat mengurangi kemacetan, mempercepat waktu tempuh, dan memberikan alternatif rute yang lebih banyak bagi pengguna jalan. 

Keberadaan JTCC memiliki peran strategis dalam sistem logistik nasional, khususnya sebagai penghubung utama antara kawasan industri di wilayah timur Jakarta seperti Bekasi, Cikarang, Karawang, dan sekitarnya dengan Pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan terbesar Indonesia. 

Baca juga : Pertamina Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Program SMEXPO

Dengan konektivitas ini, JTCC diharapkan mampu memangkas waktu tempuh dan biaya distribusi logistik secara signifikan. 

Plt. Direktur Utama CTP, Erwan Dwi Winanto, menyatakan bahwa CTP melalui pengelolaan JTCC senantiasa menjaga komitmen untuk terus mendukung terciptanya efisiensi logistik nasional terutama dalam mengintegrasikan kawasan industri di seputar Jakarta dengan Pelabuhan Tanjung Priok. 

“Saat ini kami tengah mengupayakan adanya integrasi tarif JTCC dengan ruas tol lain di Jakarta. 

Hal ini kami maksudkan untuk memperluas aksesibilitas JTCC bagi masyarakat dan pelaku usaha juga untuk menciptakan tarif JTCC yang kompetitif untuk mendukung efisiensi logistik,” ujarnya.

Baca juga : Pelindo Multi Terminal Pastikan Layanan Pelabuhan Tetap Optimal Selama Libur Nataru

Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Umum Asosiasi Logistik Indonesia (ALI) Mahendra Rianto menegaskan bahwa integrasi koridor wilayah logistik menjadi kunci dalam menciptakan sistem jalur logistik yang terhubung secara strategis antar kawasan industri, pusat distribusi dan pelabuhan.

“Integrasi ini tidak hanya akan meningkatkan kelancaran pengiriman barang, tetapi juga membuka ruang bagi penyesuaian dan penyelarasan tarif tol agar lebih terjangkau dan kompetitif bagi pelaku usaha,” ujarnya.

Menguatkan peran strategis jalan tol Cibitung Cilincing, CTP telah menyiapkan beberapa pengembangan untuk memaksimalkan layanan JTCC. 

Kedepan terdapat beberapa pengembangan yang digarap seperti pembangunan Rest Area & Logistic Hub di KM 92 yang terhubung dengan jalan tol dan juga penambahan pintu-pintu tol baru untuk memperluas akses masyarakat di sekitar area trase JTCC. 

Baca juga : Konferensi ICMAL 2025 Bahas Linguistik Terapan di Era Disrupsi Digital

Selanjutnya JTCC juga akan menawarkan akses langsung ke Terminal Kalibaru dengan dibangunnya New Port Eastern Access (NPEA) di KM 108. Projek ini digadang menjadi solusi strategis untuk menghindari kemacetan, dan mendorong efisiensi sistem distribusi barang. 

Seluruh langkah strategis yang dilakukan Pelindo melalui entitas usahanya bertujuan untuk memaksimalkan pemanfaatan JTCC agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya bagi para pelaku logistik dan industri, sekaligus mendukung efisiensi dan daya saing logistik nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.