Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pertamina Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Program SMEXPO
Jumat, 23 Januari 2026 22:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) naik kelas melalui program pendampingan terintegrasi, salah satunya melalui Pertamina Small Medium Enterprise Expo (SMEXPO).
Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, Indonesia memiliki sekitar 30,19 juta pelaku UMKM dengan beragam produk unggulan. Di tengah persaingan yang ketat, pengenalan produk dan perluasan akses pasar menjadi kunci bagi UMKM untuk meningkatkan skala usaha dan penjualan.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan, pengembangan UMKM merupakan salah satu program unggulan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan yang sejalan dengan upaya peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
“Pertamina SMEXPO terus dikembangkan menjadi platform inovatif untuk memajukan UMKM lokal melalui kolaborasi strategis antarpelaku usaha, sekaligus mempertemukan UMKM dengan calon pembeli,” kata Baron dalam keterangan di Jakarta, Jumat (23/1).
Baca juga : Perkuat Kualitas Layanan, IFG Life Dorong Kemudahan Proses Klaim
Ia menjelaskan, Pertamina SMEXPO tidak hanya berupa pameran produk UMKM di berbagai kota, tetapi juga didukung marketplace digital melalui laman smexpo.pertamina.com sebagai sarana promosi dan transaksi secara berkelanjutan.
SMEXPO merupakan puncak dari rangkaian program pembinaan UMKM binaan Pertamina. Sebelum mengikuti pameran, para pelaku usaha telah mendapatkan pendampingan melalui UMK Academy, peningkatan kualitas produk, bantuan alat tepat guna, hingga fasilitasi sertifikasi profesional.
Melalui program tersebut, Pertamina berupaya mendorong UMKM lokal bertransformasi menjadi pelaku usaha profesional yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Salah satu mitra binaan, Astuti, pemilik produk Cimeler (Cilok Meler), mencatatkan penjualan tertinggi secara konsisten dan saat ini tengah menjalani proses standarisasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk menembus pasar ekspor.
Baca juga : KUR BRI Dorong UMKM Kabanjahe Naik Kelas, Usaha Es Buah Jadi Laundry Express
Selain pendampingan perizinan, Pertamina juga memberikan akses pembiayaan melalui skema Dana Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK) yang disalurkan melalui sinergi dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
“Pinjaman modal kerja dari Pertamina bunganya lebih ringan dibandingkan kredit usaha rakyat perbankan pada umumnya,” ujar Astuti.
Mitra binaan lainnya, Hendra Agustira, pemilik Ocien Snack, mengatakan partisipasi dalam Pertamina SMEXPO mendorong peningkatan penjualan hingga 25–30 persen. Produknya kini mulai melayani permintaan pasar Eropa setelah sebelumnya menembus Jepang dan Australia.
“Setelah SMEXPO, kami mendapatkan lebih banyak reseller yang melakukan pemesanan secara berkelanjutan,” kata Hendra.
Baca juga : Sukur Dorong UMP Berbasis Kualifikasi Perusahaan
Di sektor olahan pangan, Ngudiono, pemilik usaha NanasQu, juga mencatatkan kenaikan penjualan sekitar 20 persen berkat jejaring bisnis yang terbentuk selama pameran. Produk olahan nanas asal Jawa Tengah tersebut kini telah menembus pasar Dubai dan Belanda.
Menurut Ngudiono, promosi digital dan pendampingan pemasaran yang dilakukan Pertamina turut meningkatkan visibilitas produk, termasuk pertumbuhan pengikut di media sosial. “Kami selalu didorong untuk go global, go export, dan go online,” ujarnya.
Keberhasilan UMKM binaan tersebut memperkuat komitmen Pertamina dalam menjalankan program pembinaan yang komprehensif dan berkelanjutan melalui Pertamina SMEXPO. Program ini juga sejalan dengan visi pembangunan nasional, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan kewirausahaan.
Sebagai perusahaan yang berperan dalam transisi energi, Pertamina berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 serta mendorong program yang berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dengan menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasinya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya