Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Modern & Dekat Kawasan Perumahan, Stasiun Jatake Harapan Baru Gerakan Ekonomi
Sabtu, 14 Februari 2026 06:25 WIB
Sebelumnya
Tetapi, toko-toko di lantai tengah dan bawah itu, belum beroperasi saat peresmian Stasiun Jatake. Belum ada yang berdagang. Rolling door toko-toko itu masih tertutup rapat.
Di belakang stasiun ini, terhampar lahan kosong nan luas yang akan dibangun perumahan, pusat perbelanjaan dan sejenisnya. Lahan kosong ini, dalam sekilas pandangan mata, relatif sudah rata.
Ada bagian tertentu di lahan yang sedang dibangun para pekerja bangunan. Bangunan itu berbentuk lingkaran. Bangunan melingkar ini, juga tampak dari lantai atas stasiun.
Baca juga : Inter Milan Vs Juventus, Derby Tanpa Kasih Sayang
Hujan yang kerap mengguyur pada Januari 2026, membuat lahan bertanah merah yang sedang dibangun itu, becek. Terutama di sekitar bangunan melingkar itu.
Tapi, tidak semua becek, karena jalan di sekitar lahan yang sedang dibangun itu, telah dipasangi konblok. Saat itu, dua mobil berjalan pelan. Satu motor parkir di jalan lingkungan dalam stasiun ini.
Hari beranjak siang, beberapa ratus meter dari lahan kosong ini, Menteri Perhubungan menunggu kereta yang mengarah ke Stasiun Tanah Abang, untuk membawanya kembali ke Jakarta, setelah meresmikan Stasiun Jatake pada paginya.
Baca juga : WSK Euro Series 2026, Qarrar Firhand Rajai Sirkuit Viterbo Italia
Begitu kereta tiba, Menhub masuk ke kabin masinis. Sekitar lima menit kemudian, kereta yang ditumpangi Menteri Perhubungan, bergerak ke arah Jakarta.
Sebelum naik kereta, Menhub sempat bicara mengenai skema pembiayaan kreatif dalam pembangunan stasiun baru ini. “Pembangunan Stasiun Jatake tidak melibatkan (menggunakan) APBN,” kata Menhub yang didampingi Gubernur Banten.
Sebagai informasi, Stasiun Jatake dibangun melalui kerja sama antara PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai BUMN operator kereta, dan PT Bumi Serpong Damai (BSD) sebagai pengembang kawasan BSD City yang menyediakan lahan dan dana pembangunan stasiun di kawasan Transit Oriented Development (TOD) ini.
Baca juga : Hadapi Pemilu 2029, Bahlil Pilih Nyaleg dari Dapil Papua
TOD adalah konsep pengembangan tata kota yang mengintegrasikan hunian (perumahan), kawasan komersial, dan ruang publik di dekat simpul transportasi publik, seperti stasiun kereta atau terminal bus.
TOD bertujuan memadukan fungsi hunian dengan transportasi massal, menciptakan lingkungan yang ramah pejalan kaki, mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi, serta mengoptimalkan penggunaan lahan untuk kota yang berkelanjutan. Hal itu juga berkaitan dengan upaya mengembangkan perekonomian di kawasan TOD dan sekitarnya.
Setelah selesai dibangun di kawasan TOD ini, Stasiun Jatake dioperasikan oleh PT KAI, melalui unit operasinya untuk layanan commuter line (kereta listrik) Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). [DAF/EDY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya