Dark/Light Mode

Gubernur Siap Lepas 30.774 Pemudik Dari MonasĀ 

Wow, Kuota Mudik Gratis Pemprov DKI Sudah Ludes

Sabtu, 14 Maret 2026 06:25 WIB
Ilustrasi, Mudik Gratis Lebaran. (Foto: Putu Wahyu Rama/rm.id)
Ilustrasi, Mudik Gratis Lebaran. (Foto: Putu Wahyu Rama/rm.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Animo masyarakat ikut program Mudik Gratis Lebaran 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, sangat tinggi. Setiap pendaftaran klaster dibuka, kuota langsung habis dalam hitungan menit.

Masyarakat yang tidak kebagian tiket/kouta pun menyerbu akun Instagram Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, @dishubdkijakarta, yang menjadi pelaksana program Mudik Gratis Lebaran. Mereka berharap, ada penambahan kuota dan gelombang pendaftaran berikutnya. 

“Sudah daftar dari jam 9 pagi, tapi sudah full. Semoga ada gelombang II ya,” harap @neng.lelan. “Beberapa kali ikut Pemprov DKI, tahun ini tak dapat min. Tolong min adain kuota tambahan ya,” pinta @melatiyuni. “Apa masih ada tiket tambahan?” tanya @herudinandini. 

“Min plis adain gelombang 2 untuk ke Yogyakarta, saya butuh banget buat ketemu kakek saya di sana,” tulis @danilll708. “Masih setia menunggu tambahan kuota @dishubdkijakarta,” kata @narniee81. “Min adain kuota tambahan. Saya ga kebagian ke Wonogiri,” ucap @ ashari_1289. “Tambah lagi min @dishubdkijakarta kuotanya arah Surabaya,” desak @ mumayyizah93

Menyadari besarnya minat masyarakat pulang ke kampung halaman, Pemprov DKI akhirnya memutuskan menambah kuota Mudik Gratis Lebaran 2026. 

Baca juga : Inter Milan Vs Atalanta, Bangkit Amankan Scudetto

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, awalnya jumlah pemudik diperkirakan sekitar 26 ribu orang. Namun setelah proses verifikasi pendaftaran, jumlah peserta meningkat menjadi 30.774 orang. 

“Jumlah pemudiknya mengalami kenaikan. Sekarang yang sudah terverifikasi dan kami setujui, jumlahnya menjadi 30.774 pemudik,” ujar Pram di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (10/3/2026). 

Untuk mengakomodir seluruh peserta, Pemprov DKI menambah armada angkutan. Total sebanyak 709 bus disiapkan untuk mengantar para pemudik menuju kampung halaman. 

Keberangkatan mudik gratis dijadwalkan pada 17 Maret 2026 dari kawasan Monumen Nasional (Monas). “Itulah yang tadi diputuskan dalam rapat,” kata Pram. 

Selain program Mudik Gratis, Pemprov DKI juga berencana membebaskan biaya layanan transportasi publik yang dikelola Pemprov pada saat Hari Raya Idul Fitri. 

Baca juga : Swiss Open 2026, Ganda Campuran Indonesia Segel Tiket Semifinal

“Kami sudah putuskan, pada hari H, apakah satu atau dua hari Idul Fitri, transportasi yang dikelola Pemerintah DKI Jakarta akan digratiskan,” jelasnya. 

Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menambahkan, pendaftaran mudik gratis telah ditutup, karena kuota tambahan sudah terpenuhi oleh peserta yang lolos verifikasi. 

“Dari 26.282, meningkat menjadi 30.774 pemudik hasil verifikasi. Yang sudah terverifikasi itulah yang akan diberangkatkan,” tandas Syafrin. 

Program mudik gratis tahun ini, sebelumnya disiapkan untuk 26.440 penumpang dan 900 sepeda motor. Pemprov DKI menyediakan layanan menuju 20 kota tujuan di wilayah Jawa dan Sumatera. Pendaftaran dibuka sejak akhir Februari hingga awal Maret, dengan sistem pembagian klaster waktu berdasarkan wilayah tujuan. 

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo mengapresiasi program Mudik Gratis yang digelar Pemprov DKI. Menurutnya, program ini membantu warga Ibu Kota yang ingin pulang ke kampung halaman untuk bersilaturahmi saat Idul Fitri. 

Baca juga : Mahalini, Nama Dicatut Jualan Burger

Dia juga mengingatkan para pemudik, agar tetap menjaga nama baik Jakarta selama berada di daerah asal. Warga diharapkan dapat menjadi agen perubahan, dengan membagikan pengalaman positif selama tinggal di Jakarta. Terutama terkait produktivitas serta penguasaan informasi dan teknologi. 

Rio juga mengimbau warga, agar bijak jika ingin membawa sanak saudara dari kampung halaman ke Jakarta setelah Lebaran. “Pastikan ada pekerjaan yang tersedia, serta kualifikasi sumber daya manusia yang memadai. Jangan sampai datang tanpa kejelasan pekerjaan yang justru menjadi beban sosial,” tandas Ketua PDIP Jakarta Timur ini. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.