Dark/Light Mode

PKS Bantah Ada Konflik Internal, Pergantian Ketua DPRD Jakarta Cuma Rotasi Biasa

Rabu, 22 April 2026 06:35 WIB
Ketua Fraksi PKS di DPRD Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli. (Foto: Dok. PKS)
Ketua Fraksi PKS di DPRD Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli. (Foto: Dok. PKS)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengganti Ketua DPRD Jakarta Khoirudin dengan Suhud Alynudin. PKS memastikan, pergantian ini rotasi biasa, bukan konflik internal.

Berdasarkan surat yang dilihat Rakyat Merdeka, Selasa (21/4/2026), DPP PKS mencabut Surat Keputusan (SK) Nomor 128/SKEP/DPP-PKS/2025 yang mengatur tentang pimpinan dan alat kelengkapan DPRD Jakarta periode 2024-2029. Surat tertanggal 27 Oktober 2025 itu dinyatakan tidak berlaku lagi bagi. 

“Mengusulkan Penggantian Ke tua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi DKI Jakarta dari Partai Keadilan Sejahtera yang semula dijabat oleh Drs. H. Khoirudin M. Si digantikan oleh Suhud Alynudin, S. IP., M.Sc,” demikian bunyi SK tersebut, dikutip Selasa (21/4/2026). 

Ketua Fraksi PKS di DPRD Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli mengatakan, pergantian Khoirudin merupakan keputusan DPP PKS. Dia menegaskan, pergantian posisi atau rotasi merupakan hal biasa dan bagian dari amanah partai. 

Baca juga : PLN Dan Perusahaan Tambang Teken Jual Beli Listrik Bersih

“Ustaz Khoirudin menyatakan, saya ditempatkan di mana saja tidak apa-apa. Dari yang tadinya ketua, kalau diturunkan menjadi anggota biasa, it’s okay,” ujar Taufik, dalam konferensi pers, di DPRD Jakarta, Selasa (21/4/2026). 

Dia membantah soal dugaan konflik di internal PKS. Menurut Taufik, Khoirudin akan mendapat penugasan baru di DPP PKS, agar pengalamannya sebagai pimpinan DPRD dan kader senior bisa memberi manfaat lebih luas. 

“Nggak ada (konflik internal), di DPP ada posisinya. Kami ingin menularkan kapasitas, dan kebaikan beliau ketingkat nasional. Di DPP nanti, beliau akan menangani seluruh provinsi yang ada di Indonesia,” terangnya. 

Taufi k menambahkan, keputusan rotasi itu telah disampaikan DPP ke DPW PKS untuk ditindaklanjuti. Selanjutnya, DPW meneruskan instruksi tersebut kepada Fraksi PKS di DPRD Jakarta. 

Baca juga : Risiko Penularan HIV/AIDS Di DKI Jakarta Masih Tinggi

Saat ini, lanjut dia, proses pergantian Ketua DPRD Jakarta tengah berproses di DPRD. Fraksi PKS telah mengirimkan surat resmi sebagai tindak lanjut keputusan partai. 

“Karena ini Ketua DPRD, jadi tidak bisa diganti begitu saja. Harus melalui proses, dari DPRD ke Kementarian Dalam Negeri (Kemendagri), lalu kembali lagi ke DPRD, untuk disahkan dalam rapat paripurna,” tuturnya. 

Sebelumnya, Ketua DPRD Jakarta Khoirudin bersama seluruh Ketua DPRD provinsi serta kabupaten dan kota se-Indonesia, mengikuti kegiatan retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah (Jateng) pada 15–18 April 2026. 

Menurut Khoirudin, kegiatan itu menjadi sarana untuk meningkatkan kapasitas manajerial para pimpinan DPRD, agar lebih efektif dalam menjalankan fungsi pemerintahan. 

Baca juga : Wolves Degradasi, Pemilik Fokus Esport

“Retret ini untuk meningkatkan kapasitas dan memperkuat peran DPRD dalam melayani masyarakat,” ujarnya. 

Selain itu, lanjut dia, para Ketua DPRD juga memanfaatkan momentum tersebut untuk berdialog dan bertukar gagasan tentang berbagai isu strategis di daerah. 

“Kami berdialog, bertukar pikiran, ide, serta komunikasi politik dengan Ketua DPRD dari berbagai daerah untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” cetusnya. [OSP]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.