Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pemprov DKI Klaim Hemat Rp 140 Juta Saat Pemadaman Listrik Peringatan Hari Bumi
Senin, 27 April 2026 12:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menggelar Aksi Hemat Energi dan Pengurangan Emisi Karbon dalam rangka memperingati Hari Bumi 2026.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu malam (25/4/2026) dengan memadamkan lampu di berbagai titik strategis ibu kota selama satu jam, mulai pukul 20.30 hingga 21.30 WIB.
Pemadaman dilakukan di sejumlah ruas jalan protokol dan arteri, serta ikon-ikon penting Jakarta seperti Monumen Nasional (Monas), Patung Arjuna Wiwaha, Bundaran Hotel Indonesia, hingga Balai Kota DKI Jakarta.
Seluruh lokasi tersebut tampak gelap selama 60 menit sebagai simbol komitmen terhadap penghematan energi dan pengurangan emisi karbon.
Baca juga : Perkuat Ekosistem EV, Wuling Sabet Penghargaan Listrik Indonesia
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam mengedukasi masyarakat terkait pentingnya efisiensi energi. Program ini juga sejalan dengan target penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada tahun 2030.
“Aksi Hemat Energi yang dilakukan tadi malam merupakan aksi rutin yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta," kata Dudi Gardesi dalam keterangan resmi, Senin (27/4/2026).
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada kebijakan resmi pemerintah daerah. Aturan tersebut tertuang dalam Instruksi Gubernur Nomor 14 Tahun 2021 tentang pelaksanaan pemadaman lampu sebagai bagian dari upaya penghematan energi dan pengurangan emisi karbon.
Berdasarkan data dari PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (PLN Disjaya), aksi pemadaman lampu selama satu jam tersebut memberikan dampak signifikan terhadap penghematan energi listrik di wilayah Jakarta.
Baca juga : Jelang Bali Kemala Run 2026, Ketua Panitia Terjun Langsung Matangkan Persiapan
Pemadaman lampu yang berlangsung dari pukul 20.30 hingga 21.30 WIB pada 25 April 2026 mampu menghemat konsumsi listrik sebesar 96,91 MWh. Tidak hanya itu, penghematan energi tersebut juga berdampak langsung pada efisiensi biaya dan pengurangan emisi karbon.
“Dari kegiatan tersebut, tercatat penghematan biaya listrik mencapai Rp 140.226.312 serta penurunan emisi karbon sebesar 77,53 ton CO2e," katanya.
Dudi menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi bukti konkret bahwa aksi kolektif masyarakat dapat berkontribusi besar dalam mengatasi perubahan iklim. Ia juga mengapresiasi partisipasi warga Jakarta yang turut mendukung kegiatan ini.
“Hal ini menunjukkan adanya kesadaran bersama untuk terus menerapkan perilaku hemat energi sebagai langkah menghadapi perubahan iklim," ujarnya.
Baca juga : Pemprov DKI Selidiki Dugaan Penyalahgunaan Kendaraan Dinas Viral di Puncak
Lebih lanjut, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus melaksanakan program ini secara rutin setiap tahun. Harapannya, aksi ini dapat menjadi pemicu perubahan perilaku masyarakat dalam penggunaan energi.
“Dari kebiasaan kecil sehari-hari ini dapat memberikan kontribusi besar bagi pengurangan emisi karbon dan mendukung terciptanya Jakarta yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan," imbuhnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya