Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pramono Evaluasi Tarif Rute Transjabodetabek ke Bandara Soekarno-Hatta
Sabtu, 9 Mei 2026 11:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan tarif layanan Transjabodetabek rute menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan segera diputuskan setelah masa evaluasi selesai.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan penentuan tarif masih dalam tahap kajian sesuai periode evaluasi yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Tarif TJ pada waktu saya secara resmi mencanangkan, kan pada waktu itu dikasih period untuk tiga bulan,” kata Pramono di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (8/5/2026).
Baca juga : Pramono Minta Aparat Sikat Preman di Jakarta
Menurut Pramono, masa evaluasi selama tiga bulan tersebut belum selesai sehingga pemerintah daerah belum menetapkan tarif final untuk layanan tersebut.
“Dan tiga bulan kan belum selesai, baru akan selesai, dan segera akan kita putuskan untuk itu,” kata Pramono.
Pramono menjelaskan, tarif layanan Transjabodetabek menuju Bandara Soekarno-Hatta kemungkinan akan berbeda dibandingkan rute lain. Hal tersebut dipengaruhi sejumlah faktor operasional.
Baca juga : Lebaran, 268 Ribu Orang Gunakan Commuter Line Jabodetabek, Merak dan Basoetta
“Untuk yang ke Soekarno-Hatta khusus untuk Soekarno-Hatta, yang lainnya nantinya akan diputuskan secara bersamaan. Karena yang pertama karena jauh, perhentiannya banyak, parkir di sananya juga kosnya lebih tinggi dibandingkan di tempat lain,” ujar Pramono.
Ia menambahkan, operasional layanan menuju bandara membutuhkan biaya lebih besar dibandingkan trayek biasa. Pemprov DKI Jakarta saat ini masih mempertimbangkan keseimbangan antara pelayanan transportasi publik dan beban subsidi yang harus ditanggung pemerintah daerah.
“Maka tentunya pengeluarannya juga tidak supaya subsidinya tidak terlalu tinggi,” kata Pramono menegaskan.
Baca juga : Tarif Rp 3500, Ini Titik PemberhentianTransjabodetabek Blok M–Soekarno-Hatta
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi meluncurkan layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Kamis (12/3/2026).
"Hari ini kita memulai sesuatu yang baru yang ditunggu oleh masyarakat, yaitu untuk meresmikan layanan Transjabodetabek SH2 Blok M - Bandara Soekarno-Hatta. Trayek ini adalah trayek yang ditunggu oleh banyak orang," kata Pramono di Terminal Blok M Jalur 6, Jakarta Selatan, Kamis (12/3/2026).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya