Dark/Light Mode

Kebon Sirih Dukung Transjabodetabek Tambah Rute

Pram Bantu Pekerja Akses Angkutan Efisien & Ekonomis

Minggu, 15 Februari 2026 06:25 WIB
Menjelang Lebaran 2026, Bus Transjakarta akan mengaspal ke Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: Dwi Pambudo/RM)
Menjelang Lebaran 2026, Bus Transjakarta akan mengaspal ke Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Politisi Kebon Sirih mendukung rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menambah rute baru Transjabodetabek, Yakni, Blok M-Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Sebab, rute ini akan membantu masyarakat, terutama pekerja mudah mengakses angkutan publik yang efisien dan ekonomis.

Dukung tersebut disampaikan Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Nova Harivan Paloh. Menurut Nova, perluasan layanan Transjakarta ini, sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para pekerja yang beraktivitas di Jakarta. 

Dia bilang, dengan tarif terjangkau, Rp 3.500 serta tingkat kenyamanan yang memadai, layanan ini akan menjadi alternatif transportasi publik yang efisien dan ekonomis. 

"Ini tentu sangat membantu karyawan yang bekerja di wilayah DKI. Dibandingkan menggunakan kendaraan pribadi, roda dua maupun roda empat, transportasi publik jauh lebih hemat,” kata Nova, Jumat (6/2/2026). 

Baca juga : Prabowo Gaungkan The New Indonesia

Nova juga memastikan, hingga saat ini perluasan layanan transportasi publik tersebut, belum berdampak signifikan terhadap beban subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta. Bahkan, dia menyebutkan, alokasi subsidi sektor transportasi, justru mengalami penurunan. 

“Sebelumnya, subsidi sekitar Rp 4,2 triliun. Kemudian, turun menjadi Rp 3,8 triliun. Artinya, jika jumlah penumpang terus meningkat, subsidi berpotensi semakin berkurang karena adanya penambahan pendapatan dari lini bisnis transportasi itu,” jelasnya. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pembukaan rute ini menjadi prioritas karena bandara merupakan wajah Jakarta, sekaligus wajah Indonesia.

“Saya sudah memerintahkan halte-haltenya untuk dibangun sampai kemudian beroperasi secara normal,” kata Pram di Balai Kota Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Baca juga : Bertujuan Hancurkan Citra Pemerintah, Kelompok Siapa yang Girang Saat Bencana

Dia menjelaskan, meski pembangunan halte masih berjalan, operasional rute tidak harus menunggu seluruh halte selesai dibangun.

“Saya sudah meminta sebelum menyambut Idul Fitri, trayek ini harus dibuka. Mudah-mudahan, akhir Februari atau awal Maret sudah bisa beroperasi,” ujarnya. 

Rute Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta akan melayani penumpang hingga ke area terminal bandara. Pram mengatakan, bus akan berhenti di tiga terminal utama di Bandara Soekarno-Hatta. “Terminal 1A, 1B, dan Terminal 3," tandasnya.

Menurut Pram, Pemprov DKI akan menyiapkan 20 unit armada untuk tahap awal pengoperasian rute Transjabodetabek Blok M - Bandara Soetta. 

Baca juga : Presiden Puji Kapolri Peka Kebutuhan Rakyat

Jumlah tersebut diperkirakan mampu melayani hingga 2.000 penumpang per hari. “Biasanya, rute baru kita buka 20 unit. Kalau kemudian respons publiknya besar, tentunya kita tambah,” ucap mantan Sekretaris Kabinet ini. 

Menurut Pram, berdasarkan perhitungan awal, jumlah penumpang minimum yang akan menggunakan layanan ini berada di kisaran 1.950 hingga 2.000 orang per hari. 

“Jumlah armadanya harus cukup, supaya orang tidak menunggu terlalu lama,” kata mantan Wakil Ketua DPR ini. [DRS/RAA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.