Dark/Light Mode

Jelang Jakarta Jadi Kota Global

Pram Punya PR Berantas Judol & Prostitusi Anak

Senin, 18 Mei 2026 06:25 WIB
Sindikat judi online di Hayam Wuruk, Jakarta Barat. (Foto: Dwi Pambudo/rm.id)
Sindikat judi online di Hayam Wuruk, Jakarta Barat. (Foto: Dwi Pambudo/rm.id)

 Sebelumnya 
“Satpol PP bersama Kepolisian perlu menggencarkan patroli gabungan. Kalau perlu, melibatkan Brimob untuk pengamanan tambahan di wilayah yang dianggap rawan,” sarannya. 

Tidak hanya itu, Kevin juga mendorong peran aktif Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), serta Satgas Jaga Jakarta untuk membantu pengawasan lingkungan. 

“FKDM, Satgas Jaga Jakarta dan unsur masyarakat lainnya harus ikut membantu aparat, dengan melaporkan aktivitas mencurigakan. Semua pihak harus proaktif menjaga lingkungannya,” katanya. 

Baca juga : Cristiano Ronaldo, Lanjut Puasa Gelar

Kevin menambahkan, DPRD DKI akan terus berkoordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna membahas langkah antisipasi terhadap berbagai tindak kriminal yang melibatkan jaringan internasional. “Keamanan dan keselamatan masyarakat, terutama anak-anak, harus menjadi prioritas utama,” tandasnya. 

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga menyatakan dukungan penuh terhadap langkah aparat penegak hukum membongkar markas judi online (judol) internasional di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. 

Dalam penggerebekan itu, tim gabungan Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya mengamankan 321 WNA. Sebanyak 275 orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka. 

Baca juga : Segel Juara Thailand Open 2026, The Babies Lempar Raket Ke Penonton

Pram meminta penindakan terhadap pelaku judol dilakukan tanpa kompromi, agar memberi efek jera. “Kalau aparat mengambil tindakan atau hukuman sekeras-kerasnya terhadap pelaku, Pemprov DKI mendukung penuh,” tegasnya, Rabu (13/5/2026). 

Menurut dia, judi online telah memberi dampak negatif besar, terutama bagi masyarakat kecil yang tergiur iming-iming keuntungan instan. 

“Judol sangat merugikan masyarakat, terutama warga yang ekonominya lemah dan mudah tergoda janji keuntungan cepat,” pungkasnya. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.