Dark/Light Mode

Integrasi CCTV Jakarta Diperkuat, DPRD DKI Dorong Sistem Keamanan Modern

Selasa, 19 Mei 2026 19:15 WIB
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekaligus anggota Komisi B, Ade Suherman. Foto: DPRD DKI
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekaligus anggota Komisi B, Ade Suherman. Foto: DPRD DKI

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sekaligus anggota Komisi B, Ade Suherman, menyambut positif rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam memperkuat integrasi sistem kamera pengawas atau CCTV di berbagai titik wilayah ibu kota.

Menurut Ade Suherman, kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya merupakan bagian penting dalam menghadirkan keamanan berbasis teknologi di tengah perkembangan Jakarta sebagai kota global.

“Jakarta sebagai kota global membutuhkan sistem keamanan yang adaptif dan berbasis teknologi. Integrasi CCTV menjadi langkah penting untuk menghadirkan rasa aman yang nyata bagi masyarakat,” ujar Ade Suherman dalam keterangan resminya, Selasa (18/5/2026).

Ade menilai integrasi pengawasan digital melalui CCTV akan membantu mempercepat proses deteksi terhadap potensi gangguan keamanan, tindak kriminalitas, hingga pelanggaran ketertiban umum di ruang publik.

Baca juga : 3 Warga Jakarta Positif Hantavirus, Dinkes DKI Tingkatkan Kewaspadaan

Ia juga menekankan bahwa sistem pengawasan modern tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantau pasif, tetapi harus mampu mendukung langkah konkret dalam penegakan hukum serta pengelolaan kota secara lebih efektif.

Sebagai anggota Komisi B yang membidangi sektor perekonomian dan dunia usaha, Ade Suherman menilai keamanan kota memiliki hubungan langsung dengan pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi di Jakarta.

“Keamanan yang baik akan meningkatkan kepercayaan masyarakat dan dunia usaha. Aktivitas ekonomi hanya bisa tumbuh optimal jika masyarakat merasa aman dalam beraktivitas,” ujar Ade.

Dalam keterangannya, Ade Suherman juga mendorong agar pengembangan smart CCTV dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kebutuhan perkotaan, termasuk penindakan parkir liar, pemantauan titik rawan kemacetan, hingga mendukung sistem tilang elektronik berbasis teknologi.

Baca juga : Gelar Program Jawara & Export Coaching, BI DKI Dorong UMKM Tembus Pasar Global

“Teknologi jangan hanya menjadi pajangan monitor. Sistem CCTV harus benar-benar terintegrasi dan mampu membantu penyelesaian persoalan kota secara konkret,” tegasnya.

Meski mendukung penuh penguatan sistem pengawasan digital, Ade mengingatkan agar implementasi kebijakan tersebut tetap dibarengi dengan tata kelola yang baik, perlindungan data masyarakat, serta koordinasi yang jelas antarinstansi terkait.

Ia juga berharap perluasan jaringan CCTV dapat menjangkau kawasan permukiman warga, titik rawan kriminalitas, area parkir liar, hingga fasilitas publik dengan mobilitas masyarakat yang tinggi.

“Keamanan kota harus dibangun melalui kombinasi teknologi, pelayanan publik yang baik, dan partisipasi masyarakat,” ujarnya.

Baca juga : Jelang Switch Over ACC Jamali, PLN Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan

Ke depan, DPRD DKI Jakarta disebut akan terus mengawal implementasi kebijakan integrasi CCTV agar berjalan transparan, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

“Kita ingin Jakarta menjadi kota yang aman, tertib, dan modern, tetapi juga tetap humanis dan berpihak pada kenyamanan warganya,” imbuhnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.