Dark/Light Mode

Penuhi Kebutuhan Hunian Warga Ibu Kota

11 Rusun Baru Bakal Dibangun Di Jakarta

Sabtu, 4 Juli 2026 06:25 WIB
Ilustrasi, Rumah Susun (rusun) Kampung Bayam, Jakarta Utara. (Foto: Putu Wahyu Rama/RM.id)
Ilustrasi, Rumah Susun (rusun) Kampung Bayam, Jakarta Utara. (Foto: Putu Wahyu Rama/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah akan membangun 11 rumah susun (rusun) di Ibu Kota untuk memenuhi kebutuhan hunian di tengah keterbatasan lahan. Dua rusun dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jakarta. Sedangkan 9 rusun lainnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI bekerja sama dengan Pemerintah Pusat.

Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Yuke Yurike mendukung rencana pembangunan 11 rusun tersebut. 

Yuke menilai, pembangunan hunian vertikal merupakan solusi paling realistis untuk memenuhi kebutuhan rumah warga, di tengah keterbatasan lahan Ibu Kota. 

Baca juga : BSI Targetkan Masuk List Top 5 Global Islamic Bank

Menurut Yuke, pembangunan rusun memang harus terus diperbanyak agar masyarakat memiliki akses terhadap hunian yang layak dan terjangkau. 

“Kalau bisa, menggunakan skema pembiayaan non-APBD tentu lebih baik. Yang paling penting, masyarakat memiliki akses terhadap rusun bersubsidi maupun rumah murah,” ujar Yuke, Selasa (30/6/2026). 

Selain membangun rusun baru, Yuke meminta Pemprov DKI mempercepat revitalisasi rusun-rusun lama yang kondisinya sudah tidak layak huni. Menurutnya, seluruh bangunan perlu dievaluasi, agar tetap aman dan nyaman bagi para penghuni. 

Baca juga : Ronaldo Kehilangan Taji, Ramos Jadi Penyelamat

“Kami juga meminta seluruh rusun dicek kelayakannya. Kalau memang harus direvitalisasi total, ya lakukan. Yang penting, masyarakat bisa tinggal dengan aman dan nyaman,” tegasnya. 

Dia juga mendukung pengembangan konsep mixed use, yakni pembangunan rusun yang terintegrasi dengan fasilitas publik seperti pasar, gelanggang olahraga (GOR), maupun sarana umum lainnya. Menurutnya, konsep tersebut akan meningkatkan kualitas pelayanan, sekaligus memudahkan aktivitas warga. 

Tak hanya itu, Yuke berharap, pembangunan maupun revitalisasi rusun menerapkan konsep green building agar lebih ra­mah lingkungan dan efisien dalam penggunaan energi. 

Baca juga : Spanyol Nyaris Sempurna

Komisi D juga mendorong pemerataan pembangunan rusun di lima wilayah kota administrasi. Sebab, kebutuhan hunian vertikal dinilai masih tinggi, dan pemenuhannya belum merata. 

Untuk mempercepat penyediaan hunian, Yuke meminta Pemprov DKI memanfaatkan dukungan pendanaan dari Pemerintah Pusat, melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.