Dark/Light Mode

Shin Tae-yong Tegas, Pemain Egois Tak Punya Tempat di Persija

Kamis, 18 Juni 2026 12:49 WIB
Shin Tae-yong. (Foto : Persija)
Shin Tae-yong. (Foto : Persija)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menegaskan filosofi yang akan diterapkannya dalam membangun skuad Macan Kemayoran untuk menghadapi musim 2026/27. 

Menurut pelatih asal Korea Selatan itu, aspek mentalitas, kerja keras, dan pengorbanan untuk tim menjadi syarat utama bagi setiap pemain yang ingin memperkuat Persija.

Baca juga : De Paul Pemain Tak Tergantikan di Timnas Argentina

Shin menilai kualitas teknik saja tidak cukup untuk membawa tim meraih kesuksesan. Dalam sepak bola modern, pemain harus memiliki etos kerja tinggi dan siap berjuang demi kepentingan tim di atas ambisi pribadi.

“Kami butuh pemain yang mau berkorban untuk tim. Pemain yang merasa dirinya hebat, tidak mau bekerja keras dan hanya berdiri di lapangan, tidak akan saya pilih. Itulah filosofi yang saya pegang dalam sepak bola,” ujar Shin.

Mantan pelatih Timnas Indonesia itu menjelaskan, pengorbanan yang dimaksud tidak hanya terlihat saat menyerang, tetapi juga ketika tim kehilangan bola. Bahkan seorang penyerang, menurutnya, harus siap membantu pertahanan dan berjuang merebut kembali penguasaan bola.

Baca juga : Prasetyo Edi: Shin Tae-yong Pelatih Bagus Buat Persija

“Seorang striker harus mau turun membantu hingga ke area pertahanan sendiri ketika kehilangan bola. Dia harus berusaha melakukan tekel, merebut bola, lalu membantu tim membangun serangan kembali,” katanya.

Shin mengakui sikap seperti itu mungkin tidak bisa dilakukan sepanjang pertandingan. Namun, tindakan kecil yang menunjukkan semangat berkorban akan memberikan dampak besar terhadap kekompakan tim.

“Tidak harus terjadi setiap saat. Tetapi ketika ada satu atau dua momen pemain rela berkorban demi tim, itu bisa menular kepada pemain lain. Dari situ kebersamaan dan semangat juang tim akan terbentuk,” ujarnya.

Baca juga : Fokus Sukseskan Pemerintah, Idrus Tegaskan Bahlil Tak Punya Ambisi Pilpres 2029

Pelatih berusia 55 tahun tersebut juga menegaskan bahwa kekuatan tim tidak hanya ditentukan kualitas individu. Kesamaan visi, disiplin, serta kesadaran untuk berjuang bersama menjadi fondasi penting dalam membangun Persija yang kompetitif pada musim mendatang.

Dengan filosofi tersebut, Shin berharap Persija memiliki identitas permainan yang kuat dan mampu bersaing di papan atas Super League 2026/27.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.