Dark/Light Mode

Giant Sea Wall Jakarta: Rencana Panjang Tanggul & Anggaran Proyek

Kamis, 3 September 2026 16:17 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka -

Pemerintah Provinsi (Pemprov)NDKI Jakarta menilai pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall menjadi kunci utama untuk mengatasi persoalan banjir rob sekaligus ancaman penurunan tanah (land subsidence) di pesisir Jakarta secara permanen.

Baca juga : Pramono Anung Gratiskan Retribusi Lokbin Kramat Jati 6 Bulan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan, meskipun keberadaan tanggul pesisir yang ada saat ini masih mampu menangani ancaman banjir rob berulang, solusi jangka panjang tetap membutuhkan infrastruktur pelindung kawasan pantai yang lebih masif.

"Kalau di Jakarta sendiri sebenarnya relatif sudah tertangani dengan tanggul pesisir. Dan kalau ada banjir rob yang berulang kali, kita bisa mengatasi itu. Tapi kalau ingin menyelesaikan secara menyeluruh dan jangka panjang, maka giant sea wall itu sangat diperlukan," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Baca juga : Pemprov DKI & BI Gelar JYLC 2026, Libatkan 500 Anak Muda

Dalam rencana strategis ini, Pemprov DKI Jakarta mendapat porsi tanggung jawab untuk membangun tanggul sepanjang 19 kilometer di wilayah pesisir Jakarta. Untuk merealisasikan proyek tersebut, DKI menyiapkan alokasi anggaran sekitar Rp5 triliun per tahun.

Saat ini, Pemprov DKI Jakarta terus berkordinasi dan menunggu arahan teknis lanjutan dari pemerintah pusat agar pengerjaan segmen di kawasan Jakarta dapat segera dimulai.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.