Dark/Light Mode

HIPMI Jaya Apresiasi Efektivitas Anggaran DKI, Jempoli Revitalisasi Sekolah

Selasa, 13 Oktober 2026 15:11 WIB
Foto: HIPMI Jaya.
Foto: HIPMI Jaya.

RM.id  Rakyat Merdeka - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jaya mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengarahkan anggaran daerah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Salah satu program yang mendapat sorotan adalah revitalisasi sekolah, yang dinilai menjadi bentuk investasi publik untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan.

Ketua Umum BPD HIPMI Jaya, Ryan Haroen mengatakan, fasilitas pendidikan yang layak dapat mendukung kegiatan belajar mengajar sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pemprov DKI Jakarta melaporkan, SDN Pekayon 05 dan SMPN 91 Jakarta di Pasar Rebo telah menempati gedung hasil rehabilitasi total sejak awal tahun ajaran 2026–2027.

Kedua sekolah tersebut ditata dalam satu kompleks terintegrasi dengan nilai kontrak Rp 101,3 miliar.

Kompleks itu dilengkapi ruang kelas, perpustakaan, kantin, lift, sarana olahraga, akses ramah disabilitas, serta sistem proteksi kebakaran.

Baca juga : Wajah Baru Kawasan Pendidikan SDN Pekayon 05 dan SMPN 91

Penataan tersebut juga memungkinkan kegiatan belajar mengajar di SMPN 91 Jakarta, yang sebelumnya berlangsung dalam dua sif, menjadi satu sif.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kami mengapresiasi upaya untuk menghadirkan fasilitas belajar yang lebih layak dan mendukung kegiatan belajar mengajar. Yang penting, pembangunan seperti ini benar-benar dimanfaatkan, dirawat, dan memberi manfaat bagi siswa, orang tua, serta tenaga pendidik,” ujar Ryan, Selasa (13/10/2026).

Anggaran Pendidikan Capai Rp 19,75 Triliun

Berdasarkan data resmi Pemprov DKI, APBD murni Tahun Anggaran 2026 ditetapkan sebesar Rp 81,32 triliun.

Dari jumlah tersebut, anggaran fungsi pendidikan dialokasikan sebesar Rp 19,75 triliun atau 26,5 persen dari belanja daerah.

Salah satu pos yang tercantum adalah Rp 126,12 miliar untuk rehabilitasi sekolah dan fasilitas pendidikan.

Selain pendidikan, Ryan menilai pembenahan jalan, pengendalian banjir, dan pengelolaan sampah juga menjadi sektor penting karena berkaitan langsung dengan mobilitas, kenyamanan, serta kualitas lingkungan warga Jakarta.

Baca juga : Mendikdasmen Dampingi Menko PMK Tinjau Sekolah Hasil Revitalisasi

Dalam APBD 2026, Pemprov DKI mengalokasikan Rp 3,64 triliun untuk pengendalian banjir dan Rp 1,38 triliun untuk pengelolaan sampah.

Untuk normalisasi sungai, Pemprov DKI juga menyampaikan alokasi Rp 300 miliar pada 2026 guna mendukung pembebasan lahan serta penanganan Sungai Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama.

Program ini merupakan upaya berkelanjutan. Sebagian kegiatan masih berada pada tahap pembebasan lahan sehingga belum berarti seluruh proses normalisasi telah selesai.

Pemprov DKI juga mengumumkan perubahan pendekatan pengelolaan sampah mulai 1 Agustus 2026, dari pola “kumpul-angkut-buang” menjadi “pilah-angkut-olah”.

Pendekatan baru ini memperkuat pemilahan dan pengolahan sampah sejak dari sumbernya.

“Anggaran publik perlu dinilai dari manfaat yang dihasilkan dan bagaimana programnya menjawab kebutuhan warga. Selain fasilitas pendidikan, perbaikan infrastruktur, penanganan banjir, dan pengelolaan sampah juga penting bagi kehidupan sehari-hari serta aktivitas ekonomi Jakarta,” kata Ryan.

Baca juga : Revitalisasi 401 Sekolah di Bali Dongkrak Mutu Pendidikan dan Ekonomi

Ia menambahkan, fasilitas publik yang lebih baik dapat mendukung produktivitas masyarakat dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi aktivitas usaha.

Karena itu, kolaborasi pemerintah dan dunia usaha perlu terus dikembangkan, termasuk untuk mencari solusi pengelolaan sampah dan menghadirkan inovasi lingkungan yang layak secara ekonomi serta bertanggung jawab.

“Kami berharap penggunaan anggaran daerah terus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil. Pembangunan yang baik adalah pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dan keberlanjutannya dijaga,” tutup Ryan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.