Dark/Light Mode

Dalam Sehari, DKI Cetak 1.054 Kasus Baru

Hati-hati, Positivity Rate Jakarta Kini Tembus 11,2 Persen

Rabu, 2 September 2020 19:02 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria di Tugu Peringatan Covid-19 di Danau Sunter, Kelurahan Sunter Jaya, Kec Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (2/9). (Foto: Twitter)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria di Tugu Peringatan Covid-19 di Danau Sunter, Kelurahan Sunter Jaya, Kec Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (2/9). (Foto: Twitter)

RM.id  Rakyat Merdeka - Enam bulan sudah pandemi Covid-19 menjangkiti Tanah Air. Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda reda. Yang ada, jumlah kasusnya terus mengalami peningkatan.

DKI Jakarta yang paling banyak menyumbang jumlah kasus harian, hari ini mencatat 1.054 kasus baru. Masih di atas 1.000. 

Berita Terkait : Protokol Kesehatan Jangan Kendor, Jumlah Kasus Positif di DKI Masih di Atas 1.000

Jumlah kasus baru itu diperoleh dari hasil tes PCR terhadap 7.003 spesimen dari 5.672 warga DKI.

Dalam sepekan terakhir, jumlah warga DKI yang telah dites PCR mencapai 55.641. Telah melebihi lima kali lipat standar Badan Kesehatan Dunia (WHO), yang menargetkan pengujian PCR minimal 10.645 per minggu untuk Kota Jakarta.

Berita Terkait : Warga DKI Please Jangan Cuek, Positivity Rate Sudah 10,1 Persen

Sedangkan tes PCR total per sejuta penduduk, kini berjumlah 61.251 (nasional: 4.922).

Dalam sepekan terakhir, positivity rate di Jakarta dilaporkan mencapai angka 11,2 persen (nasional 16,o persen). Secara total, angkanya terpatok di 6,5 persen (nasional 13,5 persen).

Berita Terkait : Laporkan 820 Kasus Baru, Jakarta Cetak Rekor Tertinggi

Angka ini tentunya merupakan sinyal bahaya yang tidak boleh disepelekan, karena telah melampaui standar WHO yang menetapkan batas maksimal standar positivity rate sebesar 5 persen.
 Selanjutnya