Dark/Light Mode

Banjir Intai Warga Ibu Kota

Awas, Pengungsian Jadi Klaster Baru Covid-19

Rabu, 23 September 2020 06:07 WIB
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta melaporkan hingga Selasa (22/9) pukul 11.00 WIB, sebanyak 30 KK/104 jiwa mengungsi. (Foto : BPBD Provinsi DKI Jakarta)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta melaporkan hingga Selasa (22/9) pukul 11.00 WIB, sebanyak 30 KK/104 jiwa mengungsi. (Foto : BPBD Provinsi DKI Jakarta)

 Sebelumnya 
Pengungsi 104 Orang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemprov DKI Jakarta mencatat, ada ratusan jiwa yang mengungsi akibat banjir.

Tersebar di beberapa lokasi di DKI Jakarta. ‘’Pengungsi ada 104 jiwa,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, M Insaf, di Jakarta, kemarin.

Baca juga : Jangan Sampai, Tempat Pengungsian Banjir Jadi Klaster Baru Covid

Insaf mengungkapkan, warga mengungsi mulai sejak Senin (21/9) malam. Pengungsi mayoritas berasal dari Jakarta Barat. Mereka mengungsi di Mushola Riyadhul Saadah, Kelurahan Kembangan Utara. Insaf mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan tempat pengungsian di PT Delta Laras Wisata, RW 07 Kelurahan Rawajati, Puskesmas Rawajati 2, RW07 KelurahanRawajati, halaman rumah dinas, RW 07 Kelurahan Rawajati, dan Rusunawa Pengadegan, Kelurahan Pengadegan.

Lebih detail, Insaf menyampaikan, banjir yang mengakibatkan sejumlah Rukun Tetangga (RT) di Jakarta terendam tersebar di berbagai wilayah. Di antaranya Jakarta Barat terdapat 14 RT dengan ketinggian 10 sampai 80 sentmeter (cm), Jakarta Selatan terdapat 10 RT dengan ketinggian 10 sampai 40 cm, Jakarta Timur terdapat 37 RT dengan ketinggian 10 sampai 100 cm, Jakarta Utara terdapat 1 RT dengan ketinggian 20 sampai 50 cm, Jakarta Pusat terdapat 1 RT dengan ketinggian 20 cm.

Untuk jumlah ruas jalan yang tergenang hingga siang kemarin, tinggal 10 jalan dari sebelumnya yang mencapai 31 ruas jalan.Jalan yang masih tergenang tersebar di Jakarta Barat. Camat Kembangan, Joko Mulyono mengatakan, siang ini genangan masih merendam RW 004 di Kelurahan Kembangan Utara. Ketinggian mencapai 30 cm.

Baca juga : AS Tuding 3 Warga Iran Retas Perusahaan Teknologi Satelit

Menurut Joko, ada 10 orang yang mengungsi ke Mushola di RW 004 sejak tadi malam. Sementara di lokasi lain, di Kelurahan Joglo, banjirsudah surut sejak kemarin pagi. Rumah pompa yang ada di Kampung Baru, Kembangan, terus beroperasi hingga banjir surut.

Sebelum banjir, BPBD DKI Jakarta memberi peringatan, kenaikan Tinggi Muka Air (TMA) di Bendung Katulampa pukul 18.00 WIB dilaporkan telah mencapai 240 cm atau Siaga I. BPPD DKI Jakarta mengingatkan masyarakat yang ada di lintasan Kali Ciliwung agar siaga dan berhati-hati.

Terutama di wilayah seperti Rawajati, Pejaten Timur, Kalibata, Pengadegan, Cawang, Kebon Baru, Bukit Duri, Bidara Cina, serta Kampung Melayu. Benar saja, sejak Senin (21/9) malam hingga Selasa (22/9) siang, masih ada wilayah Jakarta yang terendam air. Sebagian besar memang telah surut. Terutama genangan yang terjadi di sejumlah ruas jalan.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.