Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Prabowo di KTT BRICS: Indonesia Tidak Suka Didikte Kekuatan Tertentu
- Hari Ke-6, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal di Selat Sunda
- Telkomsel Luncurkan Halo Optima Hadirkan Kuota Hingga 2.000 GB
- Luka Menalo Kecewa, Igor Tolic Minta Maaf
- Roll To Glory FIFA ASEAN Cup 2026 Meriahkan CFD Jakarta
Jenazah Yang Belum Teridentifikasi
Besok, 20 Korban Banjir Sentani Dimakamkan Massal
Selasa, 26 Maret 2019 16:22 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Hingga saat ini 20 jenazah korban banjir bandang belum bisa teridentifikasi. Rencananya akan dimakamkan secara massal pada Rabu (27/3) di Sentani. Disampaikan Kabid Dokkes Polda Papua, Kombes Ramon Aninam di Jayapura, Selasa (26/3)
Baca juga : XL Bantu Korban Banjir Yogya Dan Jateng
Lebih lanjut Ramon mengatakan Tim DVI Polda Papua sebelumnya menerima 99 kantong jenazah dan dari jumlah tersebut 77 diantaranya sudah diindentifikasi dan diserahkan ke keluarga.Dari 22 kantong jenazah, ada 2 diantaranya yang tidak berisi jasad manusia sehingga hanya 20 kantong jenazah yang berisi jasad manusia namun tidak bisa teridentifikasi.
Baca juga : 19 Jenazah Korban Banjir Sentani Ditemukan Anjing Pelacak
“Memang benar pada Rabu (27/3), 20 kantong berisi jenazah korban banjir akan dimakamkan secara massal dan saat ini sedang dipersiapkan segala sesuatunya,” kata Ramon. Banjir bandang yang melanda berbagai wilayah di Kabupaten Jayapura, Sabtu (16/3) menyebabkan 105 orang meninggal dan 94 orang dilaporkan hilang.
Baca juga : Bantu Korban Banjir Sentani, Freeport Kirim Tim
Dampak banjir bandang bukan saja dialami warga yang bermukim di kawasan Sentani dan sekitarnya tetapi juga yang bermukim di danau Sentani, akibat air danau meluap dan menggenangi rumah warga.
Saat ini tercatat 11.000 lebih warga yang tidak terkena banjir dan dampaknya mengungsi di sejumlah tempat pengungsian dan rumah sanak keluarga. [SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya