Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pemprov DKI Tambah Lagi Lahan Pemakaman

Ngeri... Tiap Hari Jakarta Kubur 92 Jenazah Covid

Rabu, 27 Januari 2021 06:40 WIB
Petugas membawa jenazah Covid-19 di TPU Bambu Apus, Jakarta. Pemprov DKI Jakarta membuka lahan pemakaman untuk jenazah Covid-19 di TPU Bambu Apus dengan kapasitas 700 liang lahat. (Foto: ANTARA/Fauzan/foc)
Petugas membawa jenazah Covid-19 di TPU Bambu Apus, Jakarta. Pemprov DKI Jakarta membuka lahan pemakaman untuk jenazah Covid-19 di TPU Bambu Apus dengan kapasitas 700 liang lahat. (Foto: ANTARA/Fauzan/foc)

RM.id  Rakyat Merdeka - Masyarakat meninggal akibat terpapar virus Corona di ibukota belum ada tanda-tanda mengalami penurunan. Setiap hari rata-rata, ada 92 jenazah di Jakarta dimakamkan dengan protokol Covid-19.

Untuk mengantisipasi kekurangan lahan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membeli 3,3 hektare (Ha) lahan di lima lokasi untuk dijadikan pemakaman khusus jenazah Covid-19.

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Suzi Marsitawati mengatakan, lima lokasi lahan tersebut yakni, di Srengseng Sawah, Dukuh, Semper, Joglo, dan Bambu Wulung.

Berita Terkait : Serem... 4.500 Petak Makam Jenazah Covid Sudah Penuh

“Satu petak makam, membutuhkan luas lahan 3,75 meter persegi, maka jumlah petak makam di 5 lokasi itu diperkirakan memiliki kapasitas 8.000 hingga 8.800 makam,” ungkap Suzi.

Kondisi lima pemakaman itu, lanjut Suzi, masih berantakan karena belum ditata. Pihaknya segera merapikannya.

Kelima lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) tersebut dibeli menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2020. Total anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 185 miliar.

Berita Terkait : Bertambah Lagi, 5 Tahanan KPK Kena Corona

Suzi menerangkan, TPU Tegal Alur dan TPU Pondok Rangon yang dijadikan TPU khusus untuk pemakaman jenazah dengan protap Covid-19, kini sudah penuh. Karena itu, Pemprov DKI melakukan penambahan lahan pemakaman lagi.

Dia menekankan, penambahan lahan pemakaman baru bukan hanya untuk mengakomodir jenazah Covid-19 saja, tetapi juga non Covid-19.

Suzi menyebutkan, pihaknya melakukan pemakaman dengan protap Covid-19 setiap hari bisa mencapai 100 jenazah. Sementara, untuk jenazah non Covid-19, kurang lebih 90 jenazah.

Berita Terkait : Harga Sembako Melejit Warga Jakarta Menjerit

“Ada 190 orang yang harus kita makamkan dalam sehari. Makanya saya imbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan, menerapkan protokol kesehatan supaya jangan terjadi kematian tiap hari,” pungkas Suzi.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meminta, masyarakat DKI tidak perlu khawatir dengan kondisi TPU khusus Covid-19 yang hampir penuh. Pemprov akan terus menambah lahan untuk TPU khusus jenazah pasien Covid-19.

“Memang semuanya ada peningkatan yang luar biasa. Tidak hanya pemakaman, tapi juga okupansi rumah sakit, tempat tidur, juga ruang ICU (Intensive Care Unit). Tapi kami terus mengupayakan berbagai dukungan fasilitas sebaik mungkin, termasuk pemakaman,” ujar Ariza.
 Selanjutnya