Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
RM.id Rakyat Merdeka - Gempa bumi terjadi pada hari Selasa (2/4) pukul 08:22:44 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa bumi terletak pada koordinat 114,6° BT dan 7,24° LS, dengan magnitudo M 5,0 pada kedalaman 10 km, berjarak 84 km tenggara Sumenep, Jawa Timur.
Baca juga : Pemilu Tak Boleh Timbulkan Luka Baru
The United States Geological Survey (USGS), Amerika, menginformasikan bahwa pusat gempa bumi terletak pada koordinat 114,537° BT dan 7,212° LS, dengan magnitudo M 4,6 pada kedalaman 21,3 km.
Pulau Madura mayoritas merupakan bagian dari Antiklinorium Rembang Madura, yang berkaitan dengan aktifitas Zona Patahan Rembang-Madura-Kangean-Sakala (RMKS), dan hanya sebagian kecil yang merupakan pedataran pantai yang berupa dataran aluvial.
Baca juga : Gempa 5,2 M Guncang Malang, Tak Berpotensi Tsunami
Berdasarkan lokasi pusat gempa bumi dan kedalamannya yang dangkal, gempa bumi ini di sebabkan oleh aktivitas sesar di lokasi tersebut. Berdasarkan data BMKG, guncangan gempa bumi dirasakan dengan intensitas II - III skala MMI (Modified Mercalli Intensity) di Situbondo, serta II skala MMI di Denpasar dan Singaraja.
Baca juga : Pangandaran Diguncang Gempa M 4,6
Gempa bumi ini tidak menyebabkan tsunami, karena meskipun berpusat di laut namun energinya tidak cukup kuat untuk memicu tsunami. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan serta informasi dari petugas BPBD setempat. Jangan terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa bumi dan tsunami. [SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya