Dark/Light Mode

Idul Fitri, Anies Ajak Masyarakat Doakan Bangsa Palestina

Kamis, 13 Mei 2021 09:44 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (ketiga kiri) usai shalat Id bersama keluarga di kediamannya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta, Kamis (13/5). (Foto: Antara)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (ketiga kiri) usai shalat Id bersama keluarga di kediamannya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta, Kamis (13/5). (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak masyarakat Indonesia mendoakan bangsa Palestina, di tengah perayaan Idul Fitri 1442 Hijriyah.

Menyusul ketegangan yang meningkat antara Israel dan Palestina, yang berujung pada pengusiran paksa terhadap warga Palestina di wilayah Sheikh Jarrah, dan bentrokan berdarah di Masjid Al Aqsa pada akhir Ramadan.

Berita Terkait : Pandu Riono: Urusan Prokes, Emak-emak Kudu Galak

"Ini adalah ajakan pada semua. Mari kita doakan.saudara kita di Palestina. Semoga diberikan kekuatan, ketabahan dalam melewati masa yang tidak mudah ini," kata Anies kepada Antara usai ibadah Shalat Id di rumah pribadinya kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (13/5).

Anies  menyebut, bangsa Indonesia memiliki komitmen tinggi untuk mendukung perjuangan warga Palestina agar terbebaskan dari segala tindakan penjajahan.

Berita Terkait : Jabodetabek-Cianjur Sepakati Kebijakan Pelaksanaan Prokes Saat Lebaran

Ia pun mengutip pernyataan Presiden pertama Indonesia, Soekarno pada 1962  yang menyatakan bahwa Indonesia tidak akan pernah berhenti menentang penjajahan di tanah Palestina.

"Ini yang sekarang kita harus jaga pesan dari proklamator kita, untuk bangsa Indonesia," ujar Anies.

Berita Terkait : Tinjau Tiga Pasar, Anies Pastikan Harga Pangan Stabil dan Prokes Jalan

Orang nomor satu di DKI Jakarta itu juga mengapresiasi ketegasan Presiden Joko Widodo dan Menteri Luar Negeri Retno P Marsudi yang menegaskan sikap kepada Palestina.

"Saya apresiasi 'statement' Presiden Jokowi dan Menlu Retno Marsudi, yang menunjukkan sikap tegas atas peristiwa yang terjadi pada bangsa Palestina," tutur Anies. [HES]