Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- PMI Manufaktur Juli Kembali Ekspansi, Kadin Minta Tren Positif Dijaga
- Taipei Open 2026, Kalahkan Malaysia, Ganda Garuda Juara
- Kapal Pertamina Patra Niaga Selamatkan 17 Korban KMP Mutiara Sentosa 2
- Jasaraharja Putera Pastikan Perlindungan Bagi Korban KMP Mutiara Sentosa II
- Kasus Bupati Pemalang, KPK Sita Moge hingga Emas dari Penggeledahan
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah telah mewanti-wanti skenario terburuk dari masa liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Apalagi, berbagai pihak sudah mengingatkan, masa libur Nataru bisa menjadi awal dari gelombang ketiga penularan Covid-19.
Hal ini juga mendapat perhatian besar dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah di bawah komando Gubernur Ganjar Pranowo.
Baca juga : Pimpin BNPB, Suharyanto Siap Siaga Hadapi Berbagai Bencana
Berdasarkan survei dari Balitbang Kementerian Perhubungan (Kemenhub), diperkirakan sekitar 4 juta orang masuk Jateng pada momen libur Nataru nanti.
"Mudah-mudahan angka itu tidak akan terjadi. Dalam arti mereka itu tidak akan pulang kampung. Tapi skenario hari ini akan kita siapkan. Agar setiap daerah nantinya menata wilayahnya masing-masing," harap Ganjar, dalam siaran pers, Kamis (18/11).
Baca juga : Mendag Minta Tak Ada Penimbunan Jelang Nataru
Berbagai langkah tengah disiapkan Ganjar dalam menghadapi skenario terburuk itu. Di antaranya, berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk menggenjot vaksinasi di seluruh daerah.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya