Dark/Light Mode

BNPB Siapkan Rusun Nagrak Dan Wisma Atlet Untuk Karantina PMI

Selasa, 14 Desember 2021 17:20 WIB
Kepala BNPB/Satgas Covid-19, Letjen TNI Suharyanto S.Sos., M.M., (Baju Putih dengan Rompi) berdiskusi dengan tenaga kesehatan yang bertugas di RSDC Wisma Atlet, Jakarta (13/12). (Komunikasi Kebencanaan BNPB/M Arfari Dwiatmodjo)
Kepala BNPB/Satgas Covid-19, Letjen TNI Suharyanto S.Sos., M.M., (Baju Putih dengan Rompi) berdiskusi dengan tenaga kesehatan yang bertugas di RSDC Wisma Atlet, Jakarta (13/12). (Komunikasi Kebencanaan BNPB/M Arfari Dwiatmodjo)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto meninjau dua lokasi karantina maupun isolasi terpusat di Jakarta, yakni Rumah Susun (Rusun) Nagrak dan Wisma Atlet Kemayoran, Senin (13/12).

Kunjungan kerja ini dilakukan guna mengecek kesiapan tempat karantina maupun isolasi terpusat bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan kembali ke Indonesia, 

Setibanya di Rusun Nagrak, Suharyanto langsung melihat seluruh kesiapan, baik dari sarana maupun prasarana hingga fasilitas yang nantinya akan digunakan untuk tempat karantina bagi para Warga Negara Indonesia (WNI) maupun PMI yang harus menjalankan karantina selama 10 hari.

Baca juga : Pertamina Salurkan Bantuan Untuk Korban Erupsi Semeru

Pada kesempatan itu, Suharyanto juga menjelaskan, bahwa Satgas Penanganan Covid-19 akan menambahkan segala hal yang masih diperlukan, termasuk menyiapkan tenaga kesehatannya.

“Kasur dan perlengkapan di tiap kamar akan dilengkapi. Termasuk menyiapkan tenaga kesehatannya,” kata Suharyanto dikutip, Selasa (14/12).

Lebih lanjut, Suharyanto mengatakan, bahwa rusun dengan kapasitas tempat tidur hingga 3.500 itu disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan tempat karantina apabila Wisma Atlet dan Rusun Pasar Rumput tidak dapat menampung karena penuh.

Baca juga : Salurkan Bantuan, Erick Thohir Pastikan BUMN Hadir Untuk Korban Erupsi Semeru

Suharyanto yang juga menjabat Ketua Satuan Tugas (Satgas) itu memastikan bahwa Rusun Nagrak sudah siap beroperasi per Senin pekan depan.

“Untuk di Rusun Nagrak disiapkan beberapa tower untuk antisipasi pasien jika di Wisma Atlet dan Rusun Pasar Rumput penuh. Rusun Nagrak itu ada 3.500 tempat tidur. Itu per Senin bisa dioperasionalkan,” imbuhnya.

Usai meninjau Rusun Nagrak, Ia melanjutkan kunjungannya ke  Wisma Atlet Kemayoran. Kemudian, Satgas juga akan mempersiapkan satu tower lagi untuk mengantisipasi potensi lonjakan kebutuhan akan kamar karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri."Tambah satu tower lagi untuk antisipasi lonjakan kebutuhan," tutupnya. [MFA]
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.