Dewan Pers

Dark/Light Mode

Gunung Semeru Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 4,5 Km

Kamis, 16 Desember 2021 17:19 WIB
Gunung Semeru. (Foto: Antara)
Gunung Semeru. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Aktivitas Gunung Semeru kembali meningkat dan terpantau meluncurkan awan panas guguran sejauh 4,5 kilometer,  dari kawah ke arah Besuk Kobokan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (16/12).

"Sekitar pukul 09.01 WIB terlihat awan panas guguran sejauh 4,5 kilometer dari kawah Jonggring Saloko ke arah Besuk Kobokan," ujar petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian di Gunung Sawur dalam laporannya ke BPBD Kabupaten Lumajang.

Berita Terkait : Jelang Perayaan Nataru, Kemenag Ingatkan Kerukunan Beragama Dan Menjaga Prokes

Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl pada Kamis pukul 06.00 - 12.00 WIB terpantau cuaca cerah, berawan, mendung, dan hujan. Kemudian angin bertiup lemah ke arah utara, timur laut, dan barat daya dengan suhu udara 24-27 derajat celcius.

"Secara visual Gunung Semeru kabut dan asap tidak teramati. Pada pukul 09.01 WIB terjadi luncuran awan panas sejauh 4,5 km ke arah Besuk Kobokan dan pada pukul 9.30 WIB terekam awan panas guguran dengan jarak luncur tidak teramati karena kabut," ujar Mukdas kepada Antara.

Berita Terkait : Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru, Demokrat Bawa Vitamin Sampai Popok

Mukdas mengatakan, aktivitas kegempaan tercatat letusan sebanyak satu kali dengan amplitudo 25 mm selama 70 detik, awan panas guguran tercatat sebanyak dua kali dengan amplitudo 17-25 mm selama 395-912 detik, guguran sebanyak satu kali dengan amplitudo 5 mm selama 55 detik.

"Tercatat juga gempa tektonik lokal sebanyak empat kali, namun yang terasa satu kali, serta gempa tektonik jauh sebanyak dua kali," ujarnya.

Berita Terkait : HNW: Kemerdekaan Palestina Juga Urusan Indonesia

Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Joko Sambang mengatakan masyarakat tidak boleh beraktivitas dalam radius 1 km dari kawah/puncak Gunung Semeru dan jarak 5 km arah bukaan kawah di sektor tenggara - selatan.

"Kami imbau warga mewaspadai awan panas guguran, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru," ujarnya. [SRI]