Dewan Pers

Dark/Light Mode

Gunung Semeru Erupsi, Pertamina Pastikan Stok BBM Dan LPG Aman

Minggu, 5 Desember 2021 12:03 WIB
Gunung Semeru Erupsi, Pertamina Pastikan Stok BBM Dan LPG Aman

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertamina Patra Niaga di wilayah Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan ketahanan stok BBM dan LPG serta penyaluran kedua jenis produk tersebut tetap lancar, di tengah musibah bencana alam erupsi Gunung Semeru, Sabtu (4/12).

Hal ini dikatakan Area Manager Communication, Relations & CSR Patra Niaga Jatimbalinus, Deden Mochamad Idhani dalam keterangannya, Minggu (5/12).

Berita Terkait : Erupsi Gunung Semeru, PLN Berhasil Pulihkan Listrik 7.508 Pelanggan Terdampak

"Di Kabupaten Lumajang, terdapat 17 SPBU dan 12 Agen LPG PSO (Subsidi) yang saat ini tetap beroperasi. Sementara itu, di wilayah terdampak terdapat lembaga penyalur terdekat yaitu SPBU 54.673.10 yang berada di Kecamatan Pronojiwo atau 14 kilometer dari Puncak Semeru," papar Deden.

"Karena jembatan Gladak Perak terputus, SPBU tersebut akan dialihkan supply-nya melalui Integrated Terminal Surabaya dari sebelumnya melalui Fuel Terminal Malang," imbuhnya.

Berita Terkait : Gunung Semeru Meletus, 30.523 Pelanggan PLN Terkena Dampak

Selain itu, Deden menambahkan bahwa Pertashop di desa terdekat yaitu Sumberurip, Sumberwuluh, Penanggal dan Kloposawit terpantau tetap beroperasi. Tetapi juga akan dialihkan supply dari Fuel Terminal Malang ke Integrated Terminal Surabaya.

"Untuk penyaluran LPG di Kecamatan Pronojiwo dan Tempursari, saat ini stok terpantau aman. Rencananya, juga akan ada pengalihan supply dari SPPBE dari sebelumnya di wilayah Kabupaten Lumajang, ke SPPBE di Kabupaten Malang dengan rata-rata penyaluran 40 ribu tabung per bulan," jelas Deden.

Berita Terkait : Semeru Erupsi, Bandara Juanda Dan Abdulrachman Saleh Masih Beroperasi Normal

Pertamina Patra Niaga juga terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait, seperti BPBD dan Kepolisian untuk kelancaran operasi di lapangan serta bantuan lainnya. 

"Kami akan terus mengevaluasi, dan memberikan kabar terbaru terkait operasional di lapangan. Masyarakat tidak perlu panik, karena kami berkomitmen untuk mendistribusikan energi hingga ke seluruh wilayah," pungkasnya. [HES]