Dewan Pers

Dark/Light Mode

Vaksinasi Wilayah Terpencil, Jenderal Andika Turun Gunung

Selasa, 28 Desember 2021 09:58 WIB
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. (Foto: ist)
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejak awal pandemi Covid-19 masuk Indonesia, TNI gencar menekan laju penularannya. Salah satunya dengan menggenjot vaksinasi. 

Antisipasi lonjakan kasus saat libur Natal dan Tahun Baru 2022, TNI membantu pemerintah melakukan percepatan program vaksninasi agar mencapai herd immunity. 

Berita Terkait : Tinjau Vaksinasi Di Ternate, Mendagri Sapa Pelajar Usia 12 Tahun

"Targetnya itu 70 persen penduduk Indonesia mendapatkan vaksinasi dosis kedua di penghujung 2021," kata Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dalam video conference yang ditayangkan kanal YouTube Jenderal TNI Andika Perkasa, Senin (27/12).

Andika menekankan kepada seluruh pimpinan kodam untuk bisa menuntaskan capaian vaksinasi. "Daerah Istimewa Aceh, Riau, Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Pulau Sulawesi, hingga Indonesia bagian Timur perlu mendapat perhatian agar mencapai target vaksinasi di penghujung tahun 2021," ujarnya.

Berita Terkait : Revitalisasi Capai 98 Persen, JPO Karet Sudirman Segera Dinikmati Warga

Menurut mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) itu, vaksinasi harus dilakukan secara persuasif. Caranya dengan memfokuskan capaian kepada masyarakat yang berusia lanjut, para guru, juga tempat-tempat pendidikan termasuk pesantren.

“Tujuannya supaya segera menunjang proses pembelajaran tatap muka," ungkap menantu mantan Kepala BIN AM Hendropriyono itu. 

Berita Terkait : Vaksinasi Booster Di Australia Diluncurkan Hari Ini

Selain itu, Andika juga rela bulak balik meninjau pelaksanaan vaksinasi massal yang digelar TNI bersama pemerintah Papua dan Papua Barat. Semua itu dilakukannya untuk memastikan progam vaksinasi nasional berjalan sebagaimana komitmen TNI bersinergi dengan pemerintah dalam serbuan vaksinasi di seluruh Indonesia. [UMM]