Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Zaskia Adya Mecca, Turun Langsung Padamkan Karhutla
- Chelsea Vs Tottenham Hotspur, Derby Sarat Kepentingan
- Moto3 Australia, Veda Ogah Ngotot Di Phillip Island
- KBRI Paris Minta WNI Waspadai Demo Lanjutan di Prancis: Perhatikan Jam Malam
- Polda Metro Ciduk Dua Tersangka Pengiriman 26 Jeriken Merkuri Ke Burkina Faso
Sebelumnya
Akun @drpriono1 mengungkapkan capaian ini membuat Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin tersenyum gembira. Dia bilang, vaksinasi meningkatkan kekebalan pada penduduk, sehingga pandemi terkendali pada 6 bulan terakhir tahun 2021.
“Masih terus ditingkatkan (vaksinasinya) agar siap tekan lonjakan Omicron,” katanya.
Baca juga : Menteri Teten Bentuk Satgas Tangkal Koperasi Bermasalah
Sementara, @simple_mikee mengungkapkan, vaksinasi yang saat ini dilakukan Pemerintah masih jauh dari kecepatan yang ideal. Dia mengungkit janji Pemerintah pada September 2021 ada 2 juta vaksinasi per hari.
“Tapi sudah 4 bulan setelahnya rata-rata hanya 1,2-1,3 juta vaksinasi per hari. Sumatera harus jadi perhatian lebih,” tuturnya.
Baca juga : Kemenpora Dukung Pemuda Katolik Gencarkan Toleransi Di Indonesia
“Kita kalah dari India,” ujar @james_sengke. “Jangan hitung jumlah, hitung persentase per penduduk, biar nggak manipulatif,” tutur @WendyTangmar.
Akun @FreedatorX menilai, tidak ada yang istimewa dari pencapaian peringkat 4 vaksinasi. Pencapaian tersebut sangat wajar, mengingat Indonesia termasuk negara dengan populasi terbanyak di dunia.
Baca juga : Persiapan MotoGP Mandalika, Vaksinasi Di NTB Kudu Dikebut
“Harusnya dihitung proporsional dengan jumlah penduduk dewasanya,” timpal @TyasZain.
Menurut @Valkyreism, indikator kesuksesan vaksinasi masih keliru. Seharusnya, perhitungannya dengan persentase yang sudah vaksin dibanding target populasi. [ASI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya