Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Digagas Maruarar Sirait
Presiden Dukung Pendirian Universitas Negeri Tapanuli Raya
Rabu, 2 Februari 2022 16:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan menerima kunjungan kerja (kunker) Presiden Jokowi ke Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, Rabu (2/2).
Jokowi datang untuk meresmikan jalan bypass Balige, serta menyerahkan bantuan langsung tunai bagi para pedagang di Pasar Porsea, Kabupaten Toba.
Dalam kunker Presiden, Nikson yang juga kader PDI Perjuangan ini menyampaikan usulan dan menyerahkan proposal soal pendirian Universitas Negeri Tapanuli Raya (Untara) di Tapanuli Utara kepada Presiden di Bandara Silangit.
Baca juga : PMI Purwokerto Dukung Pemindahan Ibu Kota Negara
Kepada Jokowi, Nikson menyebutkan, pentingnya universitas tersebut karena akan membangun kualitas SDM yang berkualitas dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi makro dan mikro masyarakat Tapanuli Utara.
Presiden sebut Nikson, menyambut baik dan mendukung pembangunan kampus negeri ini. Presiden pun berjanji akan segera menindaklanjutinya.
“Saya sampaikan juga ke Presiden bahwa, saya dan masyarakat Taput secara umum dan Maruarar Sirait sebagai Ketua Tim Pengarah Pendirian Untara adalah Kristen yang berjiwa nasionalis tidak sektarian. Kita mau ada universitas yang terbuka untuk umum baik semua suku, agama, ras dan bangsa,” kata Nikson.
Baca juga : Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Untidar Magelang Gaet Universitas Unggulan Di Belarus
Selain itu, Nikson juga menyampaikan ke Presiden, tentang pentingnya pembukaan jalan strategis nasional, yang menghubungkan Tapanuli ke Pelabuhan Sei Mangke, Labuhan Batu, lewat Kecamatan Garoga Tapanuli Utara. Jalan tersebut untuk mempercepat akses transportasi perekonomian masyarakat Tapanuli Raya.
“Kalau jalan tersebut dibangun, warga tidak perlu lagi lewat Belawan untuk arus keluar masuk barang ke Tapanuli. Pembangunan jalan ini juga akan memotong waktu hingga 5 jam, ke Pelabuhan Belawan, Medan,” kata Nikson dalam keterangannya, Rabu (2/2).
Nikson juga menyampaikan bidang-bidang lain yang menjadi prioritas dalam pembangunan infrastruktur di Tapanuli Utara yang akan menjadi atensinya. [MFA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya