Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kepala BNPT Dukung Santri Promosikan Wajah Islam Yang Damai

Senin, 14 Maret 2022 21:34 WIB
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar memberikan sambutan dalam pembukaan Santri Speech Contest yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Cinta Rosulullah Jombang, Senin (14/3). (Foto: Humas BNPT)
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar memberikan sambutan dalam pembukaan Santri Speech Contest yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Cinta Rosulullah Jombang, Senin (14/3). (Foto: Humas BNPT)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar mengajak para alim ulama untuk melindungi generasi muda dari radikalisme dan terorisme, serta memotivasi santriwan-santriwati untuk mempromosikan wajah Islam yang damai.

Hal tersebut merupakan respon atas maraknya propaganda radikal menggunakan narasi keagamaan yang tersebar di dunia maya.

"Banyak penyalahgunaan agama untuk tujuan radikalisasi terjadi di internet, konten-konten yang mereka anggap sebuah perjuangan agama, untuk itu kyai dan alim ulama harus menjaga generasi muda Indonesia," ujar Boy Rafli saat menberikan sambutan dalam pembukaan Santri Speech Contest yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an Cinta Rosulullah Jombang, Senin (14/3).

Berita Terkait : Peran Kampala Principles Dalam Dukung Peran Swasta Dalam Pencapaian SDGs

Penyalahgunaan agama banyak menyeret ribuan masyarakat Indonesia, termasuk di antaranya generasi muda, untuk bergabung dalam jaringan teror.

Fenomena ini tak hanya menjadi momok bagi Indonesia saja, tetapi juga banyak negara. Oleh sebab itu, peran tokoh agama dan santri sangat vital dalam menggiatkan dakwah yang cinta terhadap agama, negara dan sesama.

"Kalau kita ingin berdakwah, jangan lupa prinsip hubbul waton minal iman yang diwariskan ulama di Indonesia, maka semangat untuk hidup secara damai di negara kita yang penuh keberagaman ini akan membawa kedamaian bagi saudara kita yang lain," ingatnya.

Berita Terkait : Dubes Heri Promosikan Destinasi Wisata NTT Di Jepang

Mantan Kadiv Humas Polri tersebut pun berharap, santriwan-santriwati generasi penerus bangsa dapat menjadi agen kontra propaganda terhadap penyalahgunaan narasi keagamaan. Serta, menjadi duta bangsa dalam mensyiarkan agama Islam damai dan arif di seluruh dunia.

Sebelumnya, Kepala BNPT bersilaturahmi dengan pengasuh dan pengurus ponpes Tebuireng. Di sana, Boy menyampaikan pentingnya penguatan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin yang menjadi fondasi kuat bangsa Indonesia dalam menghadapi isu radikalisme dan terorisme.

Ia mengatakan, ulama berperan sentral dalam memberikan pencerahan terhadap nilai agama dan makna persatuan di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia. 

Berita Terkait : Ketua Banggar DPR Tawarkan 7 Langkah Tata Kelola Pangan

"Kami terus melakukan penguatan Islam yang rahmatan lil alamin yang tentu itulah modal yang sangat baik bagi Indonesia dengan semangat toleransi, tetap menjaga persatuan dan keberagaman di negara kita," tegas Boy.
 Selanjutnya