Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang mencatat 34 rumah rusak setelah hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang melanda Desa Sukatani dan Desa Leuwi Limus di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (15/5) siang.
BPBD Kabupaten Serang segera melakukan kaji cepat di lapangan. Hasil pendataan sementara, sebanyak 34 KK dan 3 unit fasilitas pendidikan terdampak.
Baca juga : Lumat Myanmar, Ini Strategi Yang Dipake Shin Tae Yong
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, sebagai upaya penanganan tanggap darurat, BPBD Kabupaten Serang yang telah turun ke lokasi kejadian melakukan assessment untuk mendukung pemenuhan kebutuhan warga terdampak.
Selain itu, BPBD dan tim gabungan juga mempersiapkan upaya pembersihan material reruntuhan rumah dengan berkoordinasi lintas lembaga setempat untuk mendukung percepatan rekonstruksi rumah warga.
Baca juga : Erick: Bantuan Rumah Untuk Ahli Waris Tragedi Trisakti, Bukan Pencitraan
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca harian untuk Provinsi Banten didominasi cuaca berawan, berawan tebal, dan hujan sedang pada 16 Mei 2022 serta berawan, dan cerah berawan pada 17 Mei 2022. Kajian inaRisk juga menunjukan bahwa Provinsi Banten memiliki potensi bahaya cuaca ekstrem pada tingkat sedang hingga tinggi.
Menyikapi hal tersebut, maka BNPB mengimbau kepada seluruh komponen pemangku kebijakan di daerah dan masyarakat agar dapat mengantisipasi adanya potensi bencana yang dapat dipicu oleh faktor cuaca. Pemangkasan cabang, batang dan ranting pohon yang lebat perlu dilakukan secara berkala, khususnya yang berada di dekat rumah warga maupun dalam jalur kabel listrik maupun jaringan telekomunikasi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya