Dewan Pers

Dark/Light Mode

34 Rumah Warga Serang Rusak Diterjang Angin Kencang

Senin, 16 Mei 2022 12:29 WIB
Pohon tumbang akibat angin kencang yang melanda Kabupaten Serang, Banten, Minggu (15/5). (Foto: BPBD Kabupaten Serang)
Pohon tumbang akibat angin kencang yang melanda Kabupaten Serang, Banten, Minggu (15/5). (Foto: BPBD Kabupaten Serang)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang mencatat 34 rumah rusak setelah hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang melanda Desa Sukatani dan Desa Leuwi Limus di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten, Minggu (15/5) siang.

BPBD Kabupaten Serang segera melakukan kaji cepat di lapangan. Hasil pendataan sementara, sebanyak 34 KK dan 3 unit fasilitas pendidikan terdampak.

Berita Terkait : Lumat Myanmar, Ini Strategi Yang Dipake Shin Tae Yong

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, sebagai upaya penanganan tanggap darurat, BPBD Kabupaten Serang yang telah turun ke lokasi kejadian melakukan assessment untuk mendukung pemenuhan kebutuhan warga terdampak. 

Selain itu, BPBD dan tim gabungan juga mempersiapkan upaya pembersihan material reruntuhan rumah dengan berkoordinasi lintas lembaga setempat untuk mendukung percepatan rekonstruksi rumah warga.

Berita Terkait : Erick: Bantuan Rumah Untuk Ahli Waris Tragedi Trisakti, Bukan Pencitraan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca harian untuk Provinsi Banten didominasi cuaca berawan, berawan tebal, dan hujan sedang pada 16 Mei 2022 serta berawan, dan cerah berawan  pada 17 Mei 2022. Kajian inaRisk juga menunjukan bahwa Provinsi Banten memiliki potensi bahaya cuaca ekstrem pada tingkat sedang hingga tinggi. 

Menyikapi hal tersebut, maka BNPB mengimbau kepada seluruh komponen pemangku kebijakan di daerah dan masyarakat agar dapat mengantisipasi adanya potensi bencana yang dapat dipicu oleh faktor cuaca. Pemangkasan cabang, batang dan ranting pohon yang lebat perlu dilakukan secara berkala, khususnya yang berada di dekat rumah warga maupun dalam jalur kabel listrik maupun jaringan telekomunikasi.