Dark/Light Mode

Banjir Rob Jateng Belum Surut

Ganjar Dikuliti Kawan Sendiri

Jumat, 27 Mei 2022 06:50 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau tanggul laut di wilayah Pekalongan dan tol tanggul laut di Semarang Demak.. (Foto : Instagram @ganjar_pranowo).
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau tanggul laut di wilayah Pekalongan dan tol tanggul laut di Semarang Demak.. (Foto : Instagram @ganjar_pranowo).

RM.id  Rakyat Merdeka - Banjir rob alias pasang air laut yang melanda Jawa Tengah (Jateng), bikin Ganjar Pranowo menjadi sasaran serangan pendukung Puan Maharani. Gubernur Jateng itu disebut lalai, kopeg, bahkan punya bakat pembangkang. Alasannya, Ganjar sudah jauh-jauh hari diingatkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait ancaman banjir rob itu.

Salah satu pendukung Puan yang frontal menyerang Ganjar adalah Ketua Umum Seknas Puan Maharani Peduli (PMP) Firman Tendry Masengi. Menurutnya, banjir rob yang melanda Jateng tak lepas dari kelalaian Ganjar. Bukan semata-mata karena bencana alam.

"Sudah diwanti-wanti, tapi tetap terjadi. Penyebabnya, kita tidak bisa sepenuhnya tak mampu menahan bencana alam. Kedua, lalai dan kopeg (keras kepala),” sergah Firman, dalam keterangannya, kemarin.

Baca juga : Pak Gub, Urus Banjir Dululah

Harusnya, lanjut dia, Ganjar menyiapkan langkah-langkah antisipasi agar bencana banjir rob yang merugikan masyarakat sekitar tidak terjadi. Sayangnya, peringatan ancaman banjir rob dari Mega seperti dianggap angin lalu. “Jadi menurut saya, GP (Ganjar Pranowo) memang ada bakat pembangkang,” tudingnya

Politisi senior PDIP Hendrawan Supratikno juga mengaku miris melihat banjir rob yang menghantam Jateng sejak Senin (23/5) lalu. Ia meminta penanganannya harus dilakukan secara serius dan menyeluruh. Tak bisa setengah-setengah.

Ia mencontohkan di daerah pemilihannya, Pekalongan. Di sana sudah dibuat tanggul untuk menahan air rob, tapi banjir rob justru bergeser ke wilayah dengan kondisi permukaan tanah yang lebih rendah.

Baca juga : Cek Dapur Katering, Menag: Juru Masak Asli Indonesia

"Harus ditangani secara menyeluruh. Kasus kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan dibuat tanggul, lalu air melebar ke Siwalan, Tirto, dan Pekalongan Utara," kata Hendrawan, kepada Rakyat Merdeka, tadi malam, mencontohkan.

Ia mewanti-wanti kepala daerah, khususnya di seluruh Pantura, agar serius dalam memitigasi banjir rob. Koordinasinya juga harus baik. Menurutnya, memitigasi dampak iklim itu berat. Karena itu, Ganjar perlu memperkuat konsolidasi. "Ganjar harus melakukan konsolidasi lintasdinas dan lintaspemda, dan berkoordinasi dengan instansi-instansi vertikal," pesannya.

Pada Agustus 2021, Megawati juga sudah mewanti-wanti ke Ganjar soal ancaman banjir rob di Jateng. Saat ini, Mega menegur Ganjar dalam acara Pelatihan Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami yang digelar DPP PDIP secara virtual melalui aplikasi Zoom. Mega mengingatkan alasan partainya mencalonkan Ganjar sebagai gubernur Jateng. Salah satunya adalah untuk membenahi urusan banjir rob dan tata kelola pelabuhan di Semarang.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.