Dewan Pers

Dark/Light Mode

Ganjar-Erick Disebut Duet Ideal Yang Saling Isi

Rabu, 15 Juni 2022 11:31 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) dan Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Istimewa)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (kanan) dan Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Penjodohan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan Menteri BUMN Erick Thohir di Pilpres 2024 semakin ramai dibicarakan. Dalam simulasi survei, elektabilitas duet ini menjadi yang tertinggi dibanding duet yang lain.

Pengamat politik Prof Hotman Siahaan menyebut, duet Ganjar-Erick memang sangat menarik. “Saya kira pasangan Ganjar-Erick ini cukup ideal, saling mengisi. Ganjar sosok solidarity maker, Erick sosok administrative maker," ucap Guru Besar Universitas Airlangga Surabaya ini, Rabu (15/6).

Hotman menjelaskan, sebagai solidarity maker, Ganjar punya massa yang luas dan banyak. Lalu, sebagai administrative maker Erick punya kinerja dengan prestasi hebat di BUMN. “Masyarakat menilai kedua figur ini dengan dimensinya masing-masing sehingga menaruh pilihan keduanya sebagai pasangan ideal," lanjutnya.

Berita Terkait : Silmy Karim Sambut Jenderal Dudung Jadi Anggota IKA Trisakti

Hotman memperkirakan, elektabilitas duet ini akan terus meningkat. "Saya kira elektabilitas duet pasangan ini akan makin tinggi ke depan. Apalagi kalau keduanya makin aktif menyapa masyarakat di berbagai lapisan terutama di grassroot."

Dalam survei Charta Politika, simulasi duet Ganjar-Erick menduduki peringkat teratas. Elektabilitas pasangan ini mengungguli duet Anies Baswedan-Puan Maharani serta Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya menyampaikan, duet Anies-Puan mengantongi elektabilitas sebesar 25,3 persen. Sedangkan Prabowo-Muhaimin sebesar 23,7 persen. "Untuk Ganjar-Erick, berada di angka 35,3 persen," papar Yunarto.

Berita Terkait : Koalisi Airlangga (Semoga) Koalisi Bebas Merdeka

Nama Erick juga terus menjadi buah bibir sebagai salah satu calon potensial  untuk 2024. Dalam kategori survei cawapres, ucap Yunarto, mantan Presiden Inter Milan itu terus menempati tiga teratas pilihan responden. Elektabilitas Erick tercatat sebesar 9,8 persen. Meski berada di bawah Sandiaga Uno dan Ridwan Kamil 16,5.

Tren elektabilitas Erick terus meningkat, bahkan mengungguli nama-nama lain seperti Agus Harimurti Yudhoyono (8,8 persen), Khofifah Indar Parawansa (6,4 persen), Puan Maharani (4,2 persen), Airlangga Hartarto (2,6 persen), dan Susi Pudjiastuti (2,1 persen).

Yuniarto menyampaikan, Ganjar dan Erick juga mengalami peningkatan elektabilitas untuk kategori 10 nama calon presiden. Dia mengatakan, elektabilitas Prabowo dan Anies cenderung stagnan. Lalu, Ridwan Kamil, Agus Harimurti Yudhoyono, Puan Maharani dan Airlangga Hartarto relatif stabil stabil dibandingkan survei periode April 2022. Kemudian, Sandiaga dan Khofifah terlihat mengalami penurunan elektabilitas.

Berita Terkait : Pegiat Medsos: Ganjar-Erick Duet Tepat Teruskan Perjuangan Jokowi

"Di sisi lain, Erick Thohir mengalami peningkatan. Tingkat kemantapan pilihan responden terhadap nama-nama calon presiden sudah mulai menguat, berada pada angka di atas 50 persen. Pada kategori calon wakil presiden, nama Sandiaga Uno berada pada posisi teratas, diikuti berikutnya Ridwan Kamil dan Erick Thohir," kata Yuniarto.

Survei Charta Politika dilakukan melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Terdapat 1.200 responden yang tersebar di 34 provinsi dalam survei yang dilakukan pada Mei-2 Juni 2022. Metodologi yang digunakan adalah metode acak bertingkat dengan margin of error plus minus 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.■