Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sebelumnya
Dengan begitu, kepentingan nasional merupakan prioritas sehingga negara dapat melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, untuk memajukan kesejahteraan umum serta mencerdaskan kehidupan bangsa.
Apalagi, kata dia, dalam konteks persaingan geopolitik, negara harus memiliki kemampuan untuk melihat secara jernih peran sektor strategis.
Baca juga : Kunci Keberhasilan PSR: Pendampingan & Pelatihan
Ia mencontohkan, komoditas penting seperti gula, kelapa sawit, tembakau, cengkeh dan lain sebagainya, terutama dalam menyediakan lapangan kerja dan kesejahteraan bagi masyarakat luas.
Dengan demikian, proses penyusunan kebijakan hukum negara tidak terjebak berbagai kemasan positif narasi sepihak.
Baca juga : Kafe Milik Pengacara Ini Jadi Tempat Nongkrong Politisi-Pejabat
"Bayangkan jika negara kita tidak mampu membuat kebijakan hukum secara mandiri dan tepat, dengan cara mengecilkan nilai-nilai Pancasila, maka berarti kita telah mengalami kekalahan secara legal," tandasnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya