Dewan Pers

Dark/Light Mode

Kasih Pendidikan Politik Buat Masyarakat, Relawan Jokowi Gelar Diskusi Publik Secara Simultan

Kamis, 23 Juni 2022 21:05 WIB
Presiden Jokowi. (Foto: Ist)
Presiden Jokowi. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sejumlah partai politik sudah menggalang kekuatan, baik melalui koalisi maupun dengan saling menyambangi. Melihat kondisi itu, relawan Jokowi berharap, dalam kontestasi pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres) 2024, semua pihak yang berkompetisi bisa lebih santun dan bijak.

Ketua Umum Garda Perjuangan Rakyat (Gapura) Mudhofir Khamid mengatakan, masyarakat butuh pendidikan politik yang damai tanpa keributan. Salah satunya, dengan memperbanyak diskusi.

Berita Terkait : Kapolri: Bentuk Dukungan Masyarakat Agar Polri Lebih Baik Lagi

"Diskusi publik ini sangat penting untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat, bahwa demokrasi yang sehat bukan hanya akan menjadikan negara menjadi kuat, tapi juga akan melahirkan pemimpin yang sehat secara moral dan juga lebih legitimate," ujarnya, dalam Diskusi Publik Relawan Jokowi (DPRJ) bertajuk 'Demokrasi Sehat Negara Kuat', di Jakarta, Kamis (23/6).

Mudhofir mengaku saat ini Gapura tidak ingin terburu-buru mendukung capres. "Kita tunggu saja nanti, ojo kesusu. Pasti relawan akan mengambil sikap dan keputusan pada waktunya," jelasnya.

Berita Terkait : Bantu Masyarakat, Kementan Gelar Bawang Merah Dan Cabe Murah

Reinhard Parapat, yang juga Relawan Jokowi mengatakan, rencananya DPRJ akan diadakan secara simultan di beberapa kota besar, agar demokrasi yang sehat lebih membumi di masyarakat luas.

"Salah satu kekejian dalam demokrasi adalah penggunaan politik identitas, karena dapat menghancurkan negara kesatuan yang kita cintai," tegasnya.

Berita Terkait : Lippo Genjot Ekspansi Bisnis Sektor Kesehatan

Untuk diketahui, diskusi ini diinisiasi oleh tokoh-tokoh relawan Jokowi yang telah berjuang untuk kemenangan Jokowi sejak pilpres 2014 dan 2019 seperti Mudhofir Khamid, Yayong Waryono, dan Reinhard Parapat. ■