Dewan Pers

Dark/Light Mode

IMI Akan Kenalkan Pesawat Tanpa Awak EHang 216 Di KTT G20

Selasa, 2 Agustus 2022 20:43 WIB
Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo (tengah) menerima jajaran direksi EHang dari China, di Jakarta, Selasa (2/8). (Foto: Dok. IMI)
Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo (tengah) menerima jajaran direksi EHang dari China, di Jakarta, Selasa (2/8). (Foto: Dok. IMI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo bersama Prestige Aviation akan mengenalkan EHang 216 yang merupakan Official Aircraft IMI sebagai alat transportasi udara resmi mendukung kesuksesan penyelenggaraan KTT G20 yang akan diselenggarakan di Bali pada November 2022. Hal ini sekaligus sebagai upaya promosi mempercepat penggunaan kendaraan listrik untuk transportasi udara, tidak hanya bagi Indonesia melainkan juga untuk warga dunia lainnya.

"Setelah sukses uji terbang tanpa awak di Bali pada November 2021, EHang 216 juga telah menjalani uji terbang menggunakan boneka yang ukuran dan beratnya menyerupai manusia. Uji terbang tersebut dilakukan di area parkir di sela acara Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022. Dalam waktu dekat, diharapkan izin terbang dengan penumpang manusia bisa segera didapatkan. Sehingga bisa mendukung penggunaan alat transportasi udara massal berbasis listrik yang nyaman, murah, dan efisien," ujar Bamsoet, sapaan akrab Bambang, usai menerima jajaran direksi EHang dari China, di Jakarta, Selasa (2/8).

Berita Terkait : TNI AU Pastikan Pilot Pesawat Tempur Yang Jatuh Di Blora Gugur

Jajaran direksi EHang dari China yang hadir antara lain Vice President Zhe Jun Tang, Asia Pacific Sales Director Bill Choi, dan Marketing Director Tian Xing He. Hadir juga Executive Chairman of Prestige Aviation Rudy Salim.

Ketua MPR ini menjelaskan, di skala global, EHang 216 sudah digunakan mengangkut penumpang di beberapa negara, seperti Belanda, Austria, dan China. Untuk tanpa penumpang, EHang 216 sudah dicoba di Jepang, Korea, Estonia, Amerika, Dubai, Qatar, dan Kanada. Dengan total 30.000 kali terbang.

Berita Terkait : Puan Dengarkan Keluhan Petani Sambil Ikut Tanam Bawang Di Brebes

Sebagai kendaraan udara otonom, autonomous aerial vehicle, EHang 216 telah menjadi official aircraft IMI, yang bisa digunakan untuk berbagai kegiatan. Misalnya mengontrol sirkuit balap maupun melakukan pengawasan berbagai turnamen dan sirkuit balap sesuai ketentuan Fédération Internationale de l'Automobile (FIA) dan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM). “Selain juga digunakan untuk memikat para wisatawan, memajukan sektor pariwisata seperti di Bali dan Lombok, dan berbagai destinasi wisata unggulan lainnya," jelas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menerangkan, untuk kebutuhan dunia usaha, Black Stone Cargo Airlines merupakan perusahaan penerbangan pertama yang telah membeli 1 unit EHang 216 dari Prestige Aviation. Kedepannya tidak menutup kemungkinan akan bertambah sesuai kebutuhan. EHang 216 digunakan untuk mendistribusikan kargo dari berbagai tempat. Antara lain dari Bandara Internasional Soekarno Hatta di Jakarta dan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati yang merupakan homebase Black Stone Cargo Airlines, maupun dari bandara lainnya ke berbagai wilayah lain yang tidak bisa dijangkau oleh pesawat.

Berita Terkait : Ribuan Santri Di Malang Selawatan Dukung Ganjar Capres 2024

EHang 216 juga telah dioperasikan atas perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memotret dan memetakan wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru, di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada awal Januari 2022. Dari mulai melihat lokasi yang masih hancur berantakan akibat erupsi Gunung Semeru, hingga memantau daerah mana saja yang akses jalannya masih belum bisa dilalui transportasi darat.

“Ini membuktikan bahwa EHang 216 sangat adaptif dan bisa digunakan untuk keperluan apapun. Ehang 216 lebih dari sekadar alat transportasi, keberadaanya telah menjadi bagian dari sejarah perubahan peradaban manusia," pungkas Bamsoet.■