Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kabar Haji Isam Pimpin Operasi Karhutla Dibantah Mensesneg: Tidak Benar Itu!
- Selain Upah Pungut, KPK Juga Usut Dugaan Korupsi Proyek di Kabupaten Bogor
- Cegah Karhutla Meluas, 8 Desa Di Cengal Perkuat Sinergi
- Prabowo Dan Jokowi Jadi Saksi Akad Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
- KPK: OTT Rektor Unsoed Jadi Momentum Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta dan Semarang, Rabu (21/9) malam.
Operasi senyap ini, disebut Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, berkaitan dengan dugaan suap dalam penanganan perkara di Mahkamah Agung (MA).
Baca juga : DKI Gaet Kota Penyangga Atasi Pencemaran Udara
"Benar KPK hari ini melakukan giat tangkap tangan terhadap beberapa orang di Jakarta dan Semarang berkaitan dugaan tindak pidana korupsi suap dan pungutan tidak sah dalam pengurusan perkara di Mahkamah Agung," ujar Ghufron saat dikonfirmasi, Kamis (22/9).
Tim KPK mengamankan orang dan sejumlah uang dalam kegiatan ini. Salah satunya, dibenarkan Ghufron, adalah Hakim Agung. "Masih terus kami kembangkan," imbuhnya.
Baca juga : A.S Hikam Dukung Gerakan Rektor Serukan Pemilu Antimanipulatif
Saat ini, tim komisi antirasuah tengah memeriksa para pihak yang diamankan. Ghufron pun meminta masyarakat bersabar. KPK punya waktu 1x24 jam untuk menentukan status mereka.
"Mohon bersabar tim lidik KPK sedang memeriksa pihak yang terkait untuk memperjelas dugaan perbuatan dan pelakunya. Pada saatnya nanti akan kami jelaskan secara lebih detil," tandas Ghufron. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya