Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dipuji Jokowi, Motor Listrik Militer Bikinan PT LEN Siap Diproduksi Untuk TNI
Kamis, 3 November 2022 14:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kendaraan motor listrik militer yang dinamakan Electric Tactical (E-Tactical) Motor Bike akan diproduksi secara besar untuk TNI usai mendapat sertifikat produk E-Tactical Motor Bike dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertahanan (Balitbang Kemenhan).
Motor listrik militer ini dikembangkan PT Eltran Indonesia- anak perusahaan Len Industri- dan berkolaborasi dengan PT BYXE Motor Indonesia (BMI).
E-Tactical Motor Bike, karya anak bangsa sempat dipamerkan dalam pameran pertahanan internasional Indo Defence 2022 Expo & Forum di JIEXpo Kemayoran (Arena PRJ), Jakarta Pusat, 2 hingga 5 November.
Baca juga : Memuji Jokowi, Prabowo Lagi Pengen Apa Sih
Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurrachman, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono hadir di acara pembukaan.
"Pak Presiden dan Menhan tadi terlihat sangat happy dan antusias saat mengetahui detail motor ini. Beliau menanyakan berapa kapasitas produksinya sekarang dan mendorong untuk ditingkatkan serta digunakan lebih luas. Apalagi Pak Menhan juga menegaskan kesiapannya untuk memberikan dukungannya," kata Direktur Utama Len, Bobby Rasyidin, Kamis (3/11/2022).
"Tentunya ini menjadi kebanggaan karena diproduksi atau merupakan karya anak bangsa. Dan pada kesempatan ini saya mendapatkan kontrak pertama untuk digunakan TNI sebanyak 6 ribu unit. Semua TNI, yakni darat, laut dan udara," tambahnya.
Baca juga : Hindari Mobilisasi Militer, Ribuan Pria Rusia Kabur
Sementara itu, Menhan Prabowo Subianto menegaskan pemanfaatan 6 ribu motor listrik. "Untuk tiga angkatan (TNI AD, AL dan AU). Semua angkatan. Kebutuhan kita," tambahnya.
Lebih jauh, Prabowo juga menyampaikan komitmen untuk mendorong kemandirian Indonesia di sektor pertahanan dan keamanan.
“Indonesia berkomitmen untuk selalu terbuka dalam hubungan eksternal dengan semua negara, menjalankan diplomasi pertahanan, serta meningkatkan kekuatan pertahanan dengan mengembangkan alutsista buatan dalam negeri, misi pertahanan Indonesia kepada dunia, serta mendorong dan memajukan industri pertahanan menuju kemandirian, pemenuhan alpalhankam (alat peralatan pertahanan dan keamanan). Pak Presiden meminta supaya memacu industri dalam negeri. Hal ini sejalan dengan visi Bapak Presiden untuk membangun industri pertahanan yang mandiri,” tutup Prabowo.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya