Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Sabtu Berkah Bareng Ojol, Kapolda Metro Jaya Ajak Pengemudi Utamakan Keselamatan
- Menperin: Pendidikan Vokasi Kunci Cetak SDM Industri Unggul
- Nawakara Edukasikan Generasi Muda Soal Keamanan Hingga Kepedulian Lingkungan
- BRI Peduli Salurkan 270 Unit Mesin Pompa Air Bantu Kendalikan Api di Kalimantan
- Pemprov DKI Siapkan 11 Rusun dalam APBD 2027, Rorotan dan Marunda Prioritas
Sebut Presidensi G20 Kali Ini Terberat, Jokowi Minta Dunia Bekerja Sama
Senin, 14 November 2022 18:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen. Jokowi senang bisa bertemu lagi dengan von der Leyen.
"Senang bisa bertemu kembali dengan yang mulia dalam kondisi dunia yang membaik sejak terakhir kita bertemu di Elmau," ujar Presiden Jokowi, saat menyambut von der Leyen, di Apurva, Bali, Senin (14/11).
Dalam pertemuan tersebut, Jokowi berbicara mengenai permasalahan-permasalahan yang saat ini tengah melanda dunia. Mulai dari krisis pangan, hingga krisis energi.
Baca juga : Bertemu Presiden Komisi Eropa, Jokowi Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indo-Pasifik
Karena dilakukan dalam situasi yang tidak biasa, Jokowi mengakui, Presidensi G20 Indonesia saat ini merupakan presidensi terberat dalam sejarah KTT G20.
"Iya presidensi kali ini memang terberat dalam sejarah G20," tuturnya.
Jokowi mengatakan, berbagai macam krisis yang saat ini melanda dunia itu, hanya bisa ditangani dengan kerja sama.
Baca juga : Jokowi Makin Wangi Di Dunia
"Saya berharap kerja sama antara Indonesia dan Uni Eropa dan ASEAN-Uni Eropa dapat terus ditingkatkan," harap Presiden Jokowi.
KTT G20 ke-17 yang diselenggarakan di Bali, Indonesia sendiri mengusung tema 'Recover Together, Recover Stronger'.
Tema tersebut memiliki tujuan untuk mengajak seluruh bangsa di dunia agar saling mendukung untuk bangkit dari pandemi Covid-19 dan ancaman krisis ekonomi.
Baca juga : Bertemu Presiden Dewan Eropa, Jokowi Bahas Krisis Pangan Dan Energi
Sebelum bertemu dengan Ursula von der Leyen, Jokowi telah menemu Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan PM Jepang Fumio Kishida. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya