Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kunker Ke Kota Sabang
Mahfud Dan Tito Serahkan Dokumen Kependudukan, KTP Digital Sehari Jadi
Kamis, 22 Desember 2022 17:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, selaku Ketua Pengarah Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian selaku Kepala BNPP, kunjungan kerja (kunker) ke Pulau Rondo, Kecamatan Lokasi Prioritas (Lokpri) di Kota Sabang, dan Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh.
Hari pertama kunker usai mengunjungi Pulau Rondo, rombongan Menko Polhukam bersama Mendagri mengunjungi dan mengecek pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) di Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Rabu (21/12) siang.
Di Kecamatan Sukajaya, Menko Polhukam Mahfud MD dan Mendagri menyempatkan berbincang dengan petugas di meja-meja pelayanan.
Rombongan tersebut berbincang ihwal pelayanan pembuatan akta meliputi akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan, dan akta perceraian.
Di samping itu pelayanan KTP digital dan pelayanan perekaman KTP-el bagi pemilih pemula usia 16-17 tahun juga dibahas.
Baca juga : Tito Tekankan Pentingnya Jaga Keutuhan Perbatasan
Kepada petugas, Menko Polhukam menanyakan berapa lama waktu layanan yang dibutuhkan dalam pembuatan akta kelahiran.
Kemudian petugas menjawab paling lama satu hari jadi. Kedua menteri tersebut juga menyempatkan berbincang dengan para pemohon dokumen kependudukan, yang semuanya mengaku senang karena langsung memperoleh dokumen kependudukan yang dibutuhkan.
Begitu pun ketika Mendagri bertanya, apakah dipungut biaya? Langsung dijawab lugas oleh masyarakat:
"Gratis, Pak..". Menko Polhukam secara simbolis menyerahkan dokumen kependudukan berupa Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, KIA dan KTP-el kepada para penduduk.
Sementara Mendagri berkenan menyerahkan KTP digital secara simbolis kepada sejumlah penduduk. Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dalam kegiatan ini dipimpin Sekretaris Ditjen (Sesditjen) Hani Syopiar Rustam mendukung penuh pelayanan adminduk di Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang.
Baca juga : Kantor Cabang Grha BP Jamsostek Serahkan Santunan Bagi Pegawai BNI
Bentuk dukungan itu yakni dengan menggelar layanan GISA Dukcapil jemput bola, berupa registrasi KTP Digital atau Identitas Kependudukan Digital (IKD), perekaman KTP-el bagi pemilih pemula usia 17 tahun, serta pencetakan Kartu Keluarga, Akta Kelahiran Kartu Identitas Anak (KIA), surat keterangan pindah, dan dokumen kependudukan lainnya.
"Kami sengaja membuka pelayanan registrasi KTP digital bagi warga Kota Sabang wabil khusus di Kecamatan Sukajaya. Hal ini menandakan warga kecamatan meskipun lokasinya terpencil namun sudah melek teknologi dan juga jaringan internet di sini sudah sangat bagus," kata Hani.
Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh dalam keterangannya mengatakan, pihaknya saat ini memang sangat fokus kepada layanan adminduk cepat yang berbasis digital.
Hal ini sejalan dengan pesan Mendagri agar sistem pelayanan adminduk dan pencatatan sipil yang digawangi Ditjen Dukcapil mesti terus gencar dikembangkan.
“Saya melihat banyak sekali kemajuan-kemajuan yang sudah dicapai oleh rekan-rekan Dukcapil di Provinsi Aceh dan Kota Sabang yang sudah mencapai Level 3 atau satu tingkat di bawah Level 4 yang memenuhi 10 indikator kinerja, hanya kurang sedikit,” katanya.
Baca juga : Sebuah Karya Sangat Rentan Dicuri Di Ruang Digital, Ini Cara Menghindarinya
Apalagi, lanjut Zudan, berkat layanan digital online, Dukcapil mampu memberikan pelayanan yang lebih cepat dan akurat.
"Ada yang sudah bisa memberikan pelayanan sampai tingkat kecamatan seperti Kota Sabang, bahkan di tempat lain sudah bisa hingga ke desa-desa," tandasnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya