Dark/Light Mode

Pasca Ridwan Kamil Gabung Golkar

Prabowo Dan Anies Bakal Kerepotan Kuasai Jabar

Sabtu, 21 Januari 2023 07:55 WIB
Pendiri Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKopi) Hendri Satrio. (Foto: Istimewa)
Pendiri Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKopi) Hendri Satrio. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Namun, untuk Pilpres 2024, Kang Emil harus tunduk dan patuh kepada keputusan Golkar. Sampai saat ini, Airlangga yang didapuk untuk Pilpres sesuai hasil Musyawarah nasional (Munas).

“Belum lagi harus bersaing dengan tokoh lain di luar Golkar. Saya kira Ridwan Kamil akan realistis mengejar targetnya,” tuturnya.

Bagaimana tanggapan PAN yang sebelumnya juga diisukan sebagai pelabuhan politik Kang Emil? Ketua DPP PAN Bima Arya mengapresiasi sikap Kang Emil.

Baca juga : India Dan Indonesia Bak Saudara Kembar

“Ini langkah berani. Barangkali mungkin tidak menyenang­kan dan memenuhi harapan semua orang,” kata Bima kepada wartawan.

Wali Kota Bogor itu menya­kini, Kang Emil sudah mem­perhitungkan. Bima pun turut gembira dengan keputusan Kang Emil yang telah memberikan contoh bahwa perjuangan politik paling utama memang melalui partai.

“Silaturahmi dan kolaborasi tidak putus. Apalagi Golkar juga KIB. Sangat siap berkoalisi di manapun untuk pengabdian terbaik,” ujarnya.

Baca juga : Ridwan Kamil Mampu Raup Suara Pemilih Muda Dan Perempuan

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi juga menyambut baik keputusan Kang Emil. Apalagi Golkar, sahabat PAN dalam Pemilu 2024.

“Meski sebagai kader Golkar, bagi PAN, Kang Emil tetap saudara seperjuangan politik yang memiliki komitmen ke­bangsaan sama. Selamat sudah menentukan pelabuhan politiknya di Golkar,” ujar Viva ke­pada Rakyat Merdeka, kemarin.

Kendati begitu, kata Viva, Kang Emil tidak akan mengubah peta pencapresan di KIB. Tidak langsung otomatis pelu­ang Kang Emil menjadi capres terbuka lebar. KIB memprioritaskan para ketua umumnya menjadi capres.

Baca juga : Heikal Safar: Meski Beda Parpol, Anak Bangsa Tetap Harmonis

“Keputusan di KIB itu akan mencalonkan kader internal KIB. Di PAN ada Zulhas, di Golkar ada Airlangga, di PPP ada Mardiono,” ucapnya. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.